Binar Bervakansi

PULO CINTA GORONTALO: Resort Lokal Kualitas Global

PULO CINTA GORONTALO

Before we begin another travel tale, ladies and gents, lemme drop something that is making me HELLA-CITED. I’m taking my Master Degree now! OMFG still can’t believe even when I typed it up to you. Senang rasanya bisa membuka carik mimpi yang ditunda bertahun-tahun. Biar bisa fokus kuliah, saya pun sengaja memilih kelas khusus di hari Sabtu seharian. Jadi kalau saya bakal jarang jalan-jalan, kalian sudah tahu alasannya kenapa hahaha!

Nah sebelum hiruk-pikuk kampus dimulai, puas-puasin dulu main ke laut. Iseng deh cari tahu tentang pulau super drone-genic yang sering seliweran di Instagram atau YouTube ini. Pulo Cinta namanya. Sajian eco-resort milik seorang pengusaha Jakarta yang percaya bahwa propinsi Gorontalo juga punya potensi wisata dunia sekelas Bora Bora. Ah masa sih segitu kerennya? Tapi kata orang-orang mahal banget kan? Ayo terus baca ke bawah biar tahu jawabannya!

IMG_4874[1]

Continue reading “PULO CINTA GORONTALO: Resort Lokal Kualitas Global”

Binar Bervakansi

Cara Memilih Open Trip

Bertualang semestinya jadi momen buat seru-seruan. Meski kemudian muncul beberapa persiapan yang bikin mumet. Suka sih traveling, tapi malasnya minta ampun kalau harus mikirin tiket, transportasi, visa, itinerary, atau perintilan lainnya. Oh darling, raise your hand if you’re one of those peeps! Jangan khawatir, saya juga masih sering begitu.

Tahun 2018, bisnis operator Open Trip kian menjamur. Bahkan jauh lebih kreatif dibanding travel agent korporat pendahulunya. Termasuk bahkan yang berani menawarkan destinasi nyeleneh mancanegara. Tidak melulu Jepang-Lagi-Korea-Lagi.

open trip indonesia 8

Join an Open Trip actually allows us to simplify the hustle bustle of travel preparation. Maka tidak heran jika peminatnya semakin banyak. Tapi, tidak sedikit juga Open Trip yang justru mengecewakan. Niat liburan mau senang-senang, eh malah menggerutu sepanjang jalan. Wah! Terus gimana dong cara memilih Open Trip yang tepat? Gampang kok. Here I am listing you some of my tips you might needed.

Continue reading “Cara Memilih Open Trip”

Layar Perak

Dilan 1990 (Fajar Bustomi, 2018)

Dilan 1990 - iamandyna 4

Couple weeks ago, as soon as I posted quick review in my Instagram Stories about this movie, I got the most viewed ever. Like ever, you guys. Dari sini saja, terbaca sekali ada antusiasme luar biasa dari kalian. Seperti yang sudah-sudah, saya akan berusaha jujur dalam setiap komentar. Kalau ada yang tidak suka, silakan loh. Kita tidak selalu harus sepakat dalam segala hal, bukan?

Continue reading “Dilan 1990 (Fajar Bustomi, 2018)”

Binar Bervakansi

Travel 101: Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Island Hopping

Adakah di antara kalian yang sama seperti saya; jatuh cinta berkali-kali pada lautan? Dari paras bebiruan kaya rona. Dari angin musim barat dan segenap keteduhannya. Dari kepak camar penyolek senja. Atau dari warna-warni koral penghuni kastil di bawah sana. Sampai sekarang, tiap kali mau berangkat cibang-cibung di laut, saya pasti mendadak susah tidur hahaha! Setidak sabar itu. Sesuka itu.

karimun jawa 8

karimun jawa 1

Selain LOB (Living On Board), saya juga gemar mengeksplorasi keindahan bahari dengan sistem island hopping. Pilihan ini membuat kita lebih nyaman untuk berpindah dari satu pulau ke pulau lain tanpa harus bermalam di kapal. Especially if you’re easily getting seasick at dawn. Yep, I know the feeling.

Sayang, ternyata tidak sedikit keteledoran di balik serunya aktivitas island hopping. Gerah deh melihat tingkah beberapa pengunjung yang, sampai hari ini, masih sering asal-asalan saat bermain di laut. “Yailah! Suka-suka gue kali. Kan gue yang liburan”, said probably some of you. Padahal, disadari atau tidak, akibatnya bisa fatal loh. Begini nih contohnya. Scroll down!

karimun jawa 6

1. Kasih Makan Ikan

Demi berburu foto-foto lucu sambil dikelilingi banyak ikan, muncul kedunguan pertama. Masukkan roti dan air ke dalam botol plastik, lalu bawa pas snorkeling, free diving, atau sekedar renang di tubir pantai. Cita-citanya, biar ikan pada ngeriung. Duh Gusti! Satu, kalian bikin laut kotor. Dua, kalian merusak ekosistem bawah air. Tiga, makanan ikan bukan roti manusia. Empat, foto kalian dijamin butek. Lima, kalian norak luar biasa.

karimun jawa 4

2. Injak Terumbu Karang

Apapun makhluk air yang kita lihat di bawah sana, silakan dilihat, dinikmati, difoto. Tapi jangan disentuh. Terutama komuni terumbu karang. Entah itu dengan tangan, apalagi sengaja menjejakkan fin (kaki katak). Kenapa begitu? Karena kalau sampai patah, butuh waktu bertahun-tahun supaya mereka bisa tumbuh lagi, itupun cuma hitungan sentimeter.

karimun jawa 5

3. I Need You, Buddy!

No matter how advance your are as traveler, stop being overconfident with your ego and doing things all by yourself. Kalau arus mendadak pasang gimana? Kalau tetiba kakimu kram siapa yang nolong? Kalau tahu-tahu tanganmu tertusuk Bulu Babi memang bisa diatasi sendiri? Nah, pastikan selalu mengontrol jarak dengan teman dan posisi kapal. Sebab melaut adalah tentang kebersamaan.

karimun 6

4. Tukang Panik

Ini PR yang sampai sekarang pun masih saya pelajari. Kadang saya juga panik jika berpapasan dengan hewan berukuran besar. Namun, pada prinsipnya, kalau kita tidak mengganggu, maka kita juga tidak akan diganggu kok. Remain yourself to be calm. Ssssttt… Lemme tell you. Saya masih punya mimpi ketemu sama Hiu Paus di Gorontalo atau Great Barrier Reef. Mau ikut? 😚😚😚

karimun jawa 7

5. Simpan Sampahmu

Biarpun hanya sepuntung rokok, sebungkus biskuit, sekotak minuman kemasan, ya mbok jangan dibuang sembarangan ke laut. Terdengar sepele? Mungkin. Nanti kali ada yang mungutin? Ndas mu sempal! Simpan sampahmu ke dalam drybag. Setelah island hopping selesai, buang ke tempat yang semestinya. Lebih bagus lagi kalau dipilah-pilih sampah organik dan non organik.

karimun 3

Ngaku! Dari poin-poin di atas, mana yang sudah dan belum kalian lakukan? Atau barangkali ada pengalaman lain? Tulis di kolom komen ya. Would love to read it. Mulai sekarang, yok biasakan lebih disiplin diri. Semoga laut kita tetap lestari.

Read more Travel 101: Ngetrip Jangan  Ngutang

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

14 Januari 2018

Lokasi: Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia

Foto: Andyna, Ari @jalanjalandijawa

Di Belakang Panggung

Sempurna Versi Siapa

tumblr_oxzcv5HhPe1tg2ipio1_1280

Suatu sore di boulevard Alam Sutera yang enak banget buat kebut-kebutan. Seorang karib seper-shooting-an, Diky Soemarno mengantar saya pulang. Melewati angin kemarau Tangerang yang barangkali jika diteliti secara empiris diduga dapat mengakibatkan penuaan dini. Tak lama, ia bertanya lirih sambil tetap menyetir, “Buat lo, hidup sempurna tuh kayak apa, Dyn?”. I had paused. Silence. But tend to be a peaceful silence. Then I vividly smiled and said, “No such thing as perfect life, man.” Sejurus ia mengangguk dan tersenyum pada saya. Sebuah kesepakatan tanpa kata.

IMG_1122[1]

IMG_1121[1]

Ibarat main Plants VS Zombies, maka pergantian tahun adalah level-levelnya. Makin lama (pasti) makin sulit. But even if sometimes we stuck in certain level, we shouldn’t give up, right? Cari taktik lain, strategi lain, senjata lain, sampai akhirnya si raja zombie paling kampret sekalipun akan binasa. Begitu juga sama rintangan hidup kita. Kenapa begitu? Cause God will never set us a barrier we cannot pass through. Dan saya pikir, salah satu jenis karunia paling mewah di dunia yaitu bisa berdekatan dengan orang-orang yang mau melawan parade rintangan itu. Tegak dengan definisi hidup sempurna versi dirinya sendiri.

IMG_1123[1]

IMG_0212[1]

The whole journey of 2017 leads me to one clarity. Bahwa makin dewasa, ternyata mengikuti skenario Tuhan itu makin asyik. Tidak tertebak. Tidak mungkin di-googling. Biarkan hidup menyajikan lebih dari apa yang bisa ditangkap mata. Lebih dari sekedar (yang orang lain pikir) sempurna. Really, that is how I simply figured God gives me more than I actually need. So much more.

IMG_0960

Siapapun kalian yang sedang mampir ke blog ini. Mari renungkan lagi, bukankah hakikat tiap insan itu berbeda-beda? Sidik jari kita saja tak ada yang plek-ketiplek sama. Maka apa yang kita pikir sempurna, belum tentu buat orang lain begitu juga.

Selamat Tahun Baru.

Selamat mengupas bahagia dengan CARA kita masing-masing.

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

2 Januari 2018

Ilustrasi: non-sense warehouse

Foto: Andyna, Ikka Wuwiwa

Binar Bervakansi

5 Excursions to Experience Maldives in The Best Way

Sulit untuk tidak mengistimewakan segala hal tentang Maldives ke dalam kotak memoar perjalanan tahun ini. Sebab kenyataannya, ia memang semengesankan itu. Maldives adalah tentang mimpi yang tidak mustahil. Tentang satu musim panas di tengah kepungan Samudera Hindia. Tentang temuan palet beragam jenis biru laut yang tertangkap drone camera. Tentang pertemanan baru yang dirayakan sambil menyesap red wine bersama. Ataupun, sekedar tentang menertawakan Jakarta. 

IMG_0319[1]

IMG_5646[1]
Coastin’ like crazy!

Sebagai kepingan impresi terakhir tentang Maldives, mari kembali berbagi rekomendasi. Ada begitu banyak pilihan aktivitas tamasya seru yang ditawarkan negara kepulauan bekas jajahan Portugis, Belanda, dan Inggris ini. Saya pun sepakat, bahwa mengunjungi Maldives rasanya tak cukup satu kali. But that doesn’t mean you cannot maximize your visit, right? So keep scrolling and find out how to experience Maldives in the best way!

1. Sandbank Picnic

Selamat datang di Sandbank! Kalau di Indonesia, konsep gunungan pasir terapung seperti ini biasa disebut Gusung. Cuma bedanya, versi Maldives lebih luas dan tidak ‘tenggelam’ saat laut sedang pasang sekalipun. Seluruh permukaan Sandbank tertutup pasir kuarsa akibat hasil pengikisan bebatuan dan atol. There’re only few small plants and shrubs on it. Bersiaplah tercengang sesaat setelah kapal singgah mendekati tubir. Lalu rasakan pengalaman piknik unik diatasnya. A luncheon never felt so lit!

IMG_0286
Bersauh.
IMG_0279[1]
Dried.

Usai makan siang, manjakan dirimu dengan lama-lama berkubang. Kontur pantai tak berarus dan suhu hangat air laut di sekitar Sandbank adalah kombinasi alam yang sayang sekali jika dilewatkan.

IMG_5414[1]
Milady.
SUQW0749[1]
Good to see you, Neptunes!

2. Floating by The Reef

Maldives memiliki ciri khas bentang reef dimana-mana. Lying beneath the surface of water. Topografi ini sangat memuaskan bagi siapapun pecinta tipikal laut landai. Nah, karena pasirnya dipadati pecahan karang, saya sarankan bawalah sea to summit (water shoes) agar memudahkan kalian bermain di bawah air.

IMG_9337
Looks like morning in your eyes.

Did you know? Maldives menjadi negara pertama di dunia yang pernah menyelenggarakan pertemuan kabinet bawah laut pada tahun 2009. Yes, literally they did it underwater, with scuba tank and stuff. How sick was that?!

IMG_5945[1]
Clarity.
IMG_4989[1]
Kitty and her playground.

3. Dolphin Cruise

Seeing dolphin in a zoo or circus? Lame! This is where you suppose to come and meet them. Jelang sore, biasanya kapal akan mengantarkan kita mendekati titik kumpul mereka. Meski menurut saya, jumlahnya tidak semasif seperti di Teluk Kiluan Lampung atau Pantai Lovina Bali. Namun mengamati perilaku satwa langka ini saling berkejaran dengan latar senja Maldives, sudah tentu sangat menggemaskan!

IMG_5075[1]
Syncronize swimming.
IMG_0301
Golden hour.

4. Resort Hopping

This point has got to be my most favorite excursion. Maldives benar-benar memiliki infrastruktur kemewahan resort berbintang terbaik yang pernah saya rasakan seumur hidup. I mean it! Beragam fasilitas premium dengan pelayanan spektakuler disajikan dari pagi hingga matahari terbenam.

IMG_0287
The bungalows.
IMG_0302
Fancy tour.

Resort hopping is a top notch agenda you have to try if you ever come to Maldives. And if you’re still thinking it’s too expensive, trust me, for once in your life, they worth every penny you spend.

IMG_5645
Up and above.
IMG_5751[1]
The infinity pool.

5. Star Gazing

You don’t have to be in a honeymoon trip just to get the feeling of honeymoon avenue. Mungkin karena jauh dari gedung pencakar langit dan minimnya polusi cahaya, menyebabkan langit Maldives di malam hari terlihat mempesona. Tebar gugusan bintang dapat dengan mudah dijumpai dimana saja. You might wanna catch this before crawling back to bed.

IMG_0294
Maafushi.
IMG_0297
Too cool for school.

Saya juga sempat mendengar cerita penduduk sekitar tentang glowing plankton khas Maldives yang kerap muncul berkilauan pada bulan November. Oh I would definitely love to go back there and see it myself. Anyway, terima kasih banyak sudah berkenan mampir dan mengikuti seri petualangan ini. Semoga kalian juga bisa ke sana ya.

Selamat mencoba. Jelajahi negeri dengan tawa.

Read more about travelCara Cerdas Nabung Ke Maldives

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

24 Desember 2017

Lokasi: Republik Maladewa

Foto: Andyna, Ishan ‘See From The Sky’, Christy Stefany Sasauw, Gino Andriano

Binar Bervakansi · Layar Perak

Cara Memaksimalkan Trip Film Festival

Menyapa Desember selalu membuat saya riang. Seperti ada ritual kembali ke Jogja yang memanggil untuk diulang. Kalau kalian pembaca setia blog ini, pasti sudah paham alasannya. Tak lain karena selebrasi Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). Bervakansi sinema dalam momen festival sejatinya memberi keleluasaan lebih bagi para film enthusiast, bahkan yang jauh-jauh terbang dari kota, negara, atau benua lain cuma buat nonton. Yaz! Kami menyebutnya trip film festival.

JAFF 11

JAFF 10

Karib saya, Iman Kurniadi, yang pertama kali mengenalkan tentang konsep trip film festival 3 tahun lalu. A journey which dedicated to find a global alternative screening. Dan ternyata, peminatnya kini terus berlipat ganda. Hal ini juga terjadi di Busan, Tokyo, Toronto, Melbourne, Johannesburg, Berlin, dan ratusan kota besar lainnya. But if you never done this before and wondering where to begin, here I am, kindly listing you some guides you need to prepare. Finger scrolling!

JAFF Jogja

1. Online RSVP

Waktu tahun pertama ikut film festival, saya kaget sejadi-jadinya melihat antusiasme pemutaran alternatif yang jauh berbeda dibandingkan bioskop reguler. Tiket on the spot dengan mudah ludes hanya dalam hitungan menit. Apalagi bagi deretan judul yang sudah wara-wiri di kompetisi mancanegara. Jadi, biasakan membeli tiket online sejak awal. Ini akan meminimalisir kemungkinan terjebak dalam antrian mengular!

JAFF 7

2. Festival Guide

Di Indonesia, belum ada film festival dengan persiapan program dan operasional sematang JAFF. Katalog jadwal yang dibagikan sangat detail. Website mereka pun sudah dilengkapi GPS pin point ke titik-titik tempat pemutaran. Nah dalam sehari, ada sekitar 15-20 film yang diputar. Maka, festival guide seperti ini wajib kalian pegang, agar mudah mencocokkan lompatan dari satu film ke film lain.

JAFF 12

JAFF 19
Satu film bisa jadi hanya diputar 1x. Tidak berulang seperti bioskop reguler.

3. Ikuti Regulasi Pemutaran

Saya selalu salut dengan mental penonton film festival. Sebab mayoritas sudah lebih beradab. Jarang sekali ada penonton yang datang terlambat, sibuk merekam gambar, buka aplikasi chat, apalagi berisik ngobrol. Pun semua tidak beranjak sampai layar dimatikan. Kalau kata Ismail Basbeth, menaati aturan nonton bukan cuma menghargai filmmaker, tapi juga menghargai diri kalian sendiri.

JAFF 16

JAFF 13

4. Unlock Your Mind

Banyak yang bilang nonton film festival itu berat, sulit dimengerti, terlalu eksperimental, art-house banget, dsb. Percayalah saya pun mengenalnya benar-benar dari nol besar. Justru disinilah pintu interaksi langsung dengan para filmmaker terbuka lebar dan kita diberi akses untuk bertukar pikiran. Imagine if you can spend a morning with Garin Nugroho, Kamila Andini, Wregas Bhanuteja, or even Christine Hakim. Wouldn’t it be great?

JAFF 4

JAFF 18 - Marlina The Movie

5. Where to Stay?

Last tip! Instead of fancy hotel, imho, you should really consider to pick a modest homestay or dormitory. Why, you asked? Karena sebagian besar waktu kita toh akan dihabiskan untuk nonton, lalu pulang hampir tengah malam. Rugi kan kalau bayar mahal-mahal. Sisa uangnya mendingan buat beli official merchandise dari film festival yang bakal jadi kenang-kenangan. :p

Film festival berskala international tak hanya menjawab salah satu kegelisahan industri layar lebar. Melainkan juga berpotensi menjadi pupuk segar bagi sektor pariwisata. Gimana? Tertarik mencoba? Atau ada yang minat bikin trip ke Busan International Film Festival? Saya mau ikut. Joss!

Read more about film festival trip JAFF 2016: My Top 5 Highlights

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

8 Desember 2017

Lokasi: Yogyakarta,Indonesia

Foto: Herenda G Dewa, Gunnar Unay Nimpuno, Ginanjar Teguh Iman, Andyna

Video Trailer: JAFF 2017