Binar Bervakansi

Sendangsono: Menyapa Bunda Maria Dalam Goa

“Hai Bunda Maria. Udah lama nggak ketemu.

Terakhir pas aku masih sekolah di Tarakanita.”

image

image

Begitu kira-kira monolog tokoh Ambar dalam film berjudul ”3 Hari Untuk Selamanya”. Film bergenre road movie garapan sutradara Riri Reza ini rupanya mengambil adegan tersebut di sebuah kapel tersembunyi. Sendangsono namanya. Istimewa karena tempat ini membalut wisata religi dengan hijaunya alam hutan rindang. Berikut hasil intipan saya bersama Gebrakers di sisi barat kabupaten Kulon Progo.

image

image

Sendangsono hakikatnya adalah salah satu Goa Maria Lourdes dengan tipikal taman wisata yang sangat mudah untuk dikunjungi. Jalur masuk cukup bersahabat. Hanya dibutuhkan waktu 1 jam 15 menit dari pusat kota Jogja. Sepanjang area menuju gerbang utama dipadati kios milik penduduk sekitar. Merekalah para penjaja rosario, buku doa, patung ukir, lilin suci, air suci, dsb. Jelang Paskah ataupun Natal akhir tahun, biasanya mereka akan kebanjiran pengunjung yang membeli dagangannya untuk bekal ziarah.

image

image

image

image

image

Memasuki bagian dalam pun semakin menambah nilai spiritual. Segi bangunan hingga taman benar-benar terawat dan bersih. Saya tidak menemukan secuil sampah disini. Pun saat mengikuti jalur berundak dengan bebatuan semen. Dari ujung ke ujung, kita bisa menyimak diorama kisah penyaliban Yesus di Jerusalem.

Ada juga sebuah Kapel Tri Tunggal Maha Kudus. Bersebelahan dengan semi goa berhias patung besar Bunda Maria, dimana kakinya dipenuhi lilin wangi dan bunga-bunga segar dari para pendoa. Bonusnya? Kicauan ramai burung dan percikan air sungai menjadi audio yang natural sekali. Embrace!

Dominasi pepohonan tua dan hijau sebagai ciri khas hutan memang pilihan yang amat tepat disandingkan dengan fasilitas ibadah. Bagi pengunjung non Katholik pun rasanya tetap menyenangkan untuk sekedar berfoto. Udara sekitar juga sejuk mencumbu permukaan kulit. Hening. Damai. Menenangkan.

image

image

Jika Anda tergelitik ingin merasakan sensasi Sendangsono, saya sarankan untuk membawa mobil pribadi atau rental mobil saja. Tidak ada harga tiket atau distribusi liar yang harus dibayar untuk masuk kesini, kecuali parkir.

Jelajahi negeri dengan tawa!

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

17 Juli 2012

Lokasi: Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia

Foto: Akbar Hakimi, Niken Andriani, Fajar NF, Wego ID, Dokumentasi Film “3 Hari Untuk Selamanya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s