Binar Bervakansi

Sisi Hitam Putih Pulau Tunda

Meski jaraknya mudah dijangkau dari sentral kabupaten Serang, namun cukup banyak keterbelakangan yang saya temukan di pulau ini. Khususnya sektor pendidikan. Hingga kini, Pulau Tunda tercatat masih belum memiliki SMA (Sekolah Menengah Atas).Sehingga jika ada anak yang hendak melanjutkan ke jenjang tersebut, ia harus menyeberangi lautan tidak kurang dari 2 jam menuju Pelabuhan Karangantu.

Bawah Laut Pulau Tunda
Sea Crown of Thorns
Koral Pulau Tunda

Lebih ironis lagi perkara tenaga pengajar. Kebanyakan guru di sini bahkan tidak pernah mengenyam strata pendidikan yang layak. Siswa-siswi SMP (Sekolah Menengah Pertama) hanya diajar oleh tamatan SMP. Tidak lebih. “Ya sekolahnya jadi seperti jeruk makan jeruk, Mbak. Ilmunya berputar di situ-situ saja,” cerita Pak Eko, warga pemandu perjalanan kami.

Sesungguhnya, pulau pembatas terluar dari propinsi Banten ini sangat bisa mengembangkan nilai wisata bahari yang dimiliki. Biota bawah lautnya cukup atraktif dengan keanekaragaman koral dan ikan hias. Saya percaya semua itu butuh proses. Butuh sokongan edukasi yang kuat. Sebab pengelolaan alam tanpa dasar pengetahuan memadai, hasilnya tentu nol besar.

Read more about travel stories Termenung di Sudut Pulau Tidung

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

10 Mei 2013

Lokasi: Pulau Tunda, Serang, Banten, Indonesia

Foto: Ikka Wuwiwa, Lindriani Cun

One thought on “Sisi Hitam Putih Pulau Tunda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s