Di Belakang Panggung

Twenty Fourteen: State of Understanding

Kalau kamu pikir tulisan ini melulu tentang kaleidoskop, mending tutup browser sekarang juga. But if you are 20-something and trying to figure things out like me, well have a seat please, sip your Chamomile Tea, and scroll down till finish. Kebanyakan orang cuma memuja-muja momen baik kala pergantian tahun, mengabaikan kejadian buruk. Padahal saya pikir, justru dengan jatuh, kita bisa belajar teknik terbang lebih tinggi lagi kan?

image

Takaran pemahaman. Dari sekian banyak indikasi kedewasaan, mungkin takaran pemahaman saya yang paling membaik. Cetak tebal garis bawah loh, membaik, bukannya jago. Minimal paham bahwa ingin-ini-ingin-itu-banyak-sekali tidak bisa dikabulkan dengan kantong ajaib Doraemon (efek nonton Stand By Me). I’ve looked at life from both sides now. Mine and the clouds above.

image
imageimage

Gini deh, contoh terdekat ya. Dulu saya hobi berdemo dalam doa, alias ngomel-ngomel sama Tuhan hahaha. “Kok gini sih? Kok gitu lah? Can I have this? Can I do that? Bladi bladi blah!” Eh sekarang malah bilang, “Apa yang jadi kehendak-Mu, terjadilah.” Nyerah? Bukan. Sekedar paham cara berdamai dengan Maha Perancang Naskah saja, walaupun plot-Nya sering bikin geregetan hehehe.

Worst case? There were some creepy nights months ago when I cried like a river. Cuma gara-gara merindu satu makhluk aneh. My one and only galaxy-gaze-stopper who can never be mine. Katakanlah ini namanya paham akan ketidakwarasan dalam kurva bernama jatuh cinta.

image

image

The rest, a slice of delight will always be the gate to understand life in a better way. The hands that we shake, places we have been, they are all fused. It is like binding hundreds of Indian beads into one beautiful necklace.

image
image

image

image

image

Anggaplah hidup ini sebuah taman rekreasi, maka izinkan saya berekreasi dengan santai. Naik ferris wheel raksasa, menanti putaran tertinggi, melempar pandang 360 derajat, lalu merasakan sensasi  debar saat kembali turun. Pelan-pelan saja. Karena jatah napas manusia terlalu singkat untuk diburu atas nama tergesa-gesa.

So yes I thank you, 2014.

Andyna

4 Januari 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s