Di Belakang Panggung · Tudung Seni

Di Balik Layar LUCKY 13

“Ketika melihat kamu bersujud dan menangis saat Credit Title, disitulah saya semakin yakin, kamu melakukan semua ini dengan hati, Neng.”  -Benni Bahow

General Manager Departemen Produksi Global TV, sekaligus seniman sinting penggembleng mental saya sepanjang tahun ini. Lokomotif pembawa gerbong menuju sebuah pesta selebrasi 13 tahun karya televisi. Motorik penggerak yang menguji saya lewat tajuk kreasi bernama LUCKY 13.

image

Proses desain program sudah dimulai sejak akhir Februari 2015. Tim Produksi mulai menggarap kebutuhan konten satu demi satu. Tercetuslah buah gagasan berupa konser adiwarna ilusi berdurasi 4 jam dan 9 segmentasi. Kami ingin membuat bobot 70% magic dan 30% musik. Mengumpulkan 7 magician terbaik tanah air, sekaligus menantang para musisi untuk membalut penampilan mereka dengan trik sulap. Kok begitu? Karena cara kami merayakan ulang tahun memang gila (dan minta ampun rumitnya).

image
image
image

Tantangan berlanjut. Ternyata pelaksanaan diputuskan bertempat di kawasan gedung perkantoran kami sendiri, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Konsentrasi pun akhirnya dipecah menjadi 5 titik lokasi dengan 5 tata panggung berbeda sebagai berikut:

1. Stage 1, Topeng Plastik, Studio 18 Lantai 6.

Simbol surealisme, yaitu gerakan seni dan budaya yang memiliki unsur kejutan. Segala bentuk kegelisahan manusia akan keluar dari ketiga mulut topeng tersebut. Panggung ini dijadikan main stage dengan tribun VIP seat sebagai penontonnya.

image
image
image

2. Stage 2, Hutan Plastik, Studio 15 Lantai 2.

Kami ingin menitipkan sedikit pesan cinta lingkungan pada masyarakat. Imaji hutan sebagai paru-paru bumi dan akar kehidupan manusia. Bayangkan, butuh ratusan tahun bagi bumi untuk menguraikan setiap plastik, lalu kenapa kita tidak memanfaatkannya sebagai materi kreativitas?

image
image
image

3. Stage 3, Mesin Waktu, Studio 16 Lantai 5. Modifikasi pola Art Deco khas tahun 1920 yang sengaja dibuat untuk menampilkan ilusi klasik.

image

4. Stage 4, Pasar Perbakin, Hall Lantai 5.

Diilhami oleh perilaku demam Batu Akik yang sekonyong-konyong menjangkiti pria-pria Global TV. Percayalah, gara-gara panggung ini, setidaknya sekarang saya bisa membedakan mana jenis Batu Bacan, Marjan, Kecubung, Fox, Badar Lumut, sampai Sulaiman. Hahahaha!

image

5. Stage 5, Kontainer LUCKY 13, Outdoor.

Kenapa kontainer? Berhubung gedung kami memang masih dalam proses pembangunan, maka visual seperti truk pasir, crane, mesin cor, dan kontainer adalah pemandangan maskulin sehari-hari. Idenya, mungkinkah salah satu kontainer bisa dimainkan dalam bentuk ilusi, atau andai ada personil band keluar dari dalam sana, atau magician dengan aksi pemicu adrenalin tampil didepannya. Eh ternyata bisa!

image
image
image

Drama belum selesai. Jajaran petinggi sempat menginginkan Deddy Corbuzier sebagai host. Saya bersikeras mengatakan tidak. Selain memang sudah pernah (HUT Global TV Kreas11ndonesia, 2013), saya punya misi mengemas potongan teatrikal menjadi bingkai tubuh host. Saya butuh aktor kawakan. Tersebutlah Ray Sahetapy dalam proposal, dan tak disangka, bintang layar perak ini menyambut baik.

image

Naskah Storytelling Host LUCKY 13 bertema sejarah ilusi dunia. Terinspirasi dari kolom Seno Gumira Adjidarma, film dokumenter Houdini, dan sebagian sempat saya cicil saat berlayar menuju Flores (Agustus 2015). And there, the legendary actor was sitting next to me. Reading and practicing the script I wrote down with all my heart for him. Pinch me! Ini bukan mimpi!

image
image

Tiga minggu menjelang 8 Oktober, kondisi tubuh saya sempat turun drastis. Mau tahu apa obatnya? Ini dia. Penampakan Bis LUCKY 13 khusus untuk Roadshow Off Air persembahan Djarum 76. Antara terharu, kegirangan, kaget, tidak percaya. Sinus dan radang tenggorokan kambuh 4 hari seketika tidak ada apa-apanya. Semangat saya meroket lagi. Bis ini menjelajah 13 kota di tanah Jawa, sementara saya dan Tim Produksi berjuang menggodok pertempuran On Air.

image
image
image

Energi paling besar sejujurnya terkuras untuk Closing Act, MAN ON FIRE. Master Eskapologis Oge Arthemus menjadi orang pertama di Asia yang melakukan stunt action bakar diri selama 2 menit 59 detik. Pamungkas program dengan pembelian safety equipment yang tidak dijual di Indonesia, yang bikin kenalan sama birokrasi Pemadam Kebakaran sampai petugas Bea Cukai, yang bikin mumet sama matematika perhitungan budget, yang bikin Perang Badar sama orang Finance, yang bikin istighfar karena kondisi fisik Oge sempat terlihat pucat H-3. Paid. It’s all paid.

image
image

Amanah ini semakin membuat saya menundukkan kepala, introspeksi, dan terus belajar. Betapa kita tak lebih dari sekedar pion-Nya. Bergerak dan berimaji atas izin-Nya. Sungguh ilmu tak pernah tak terpakai. Ia berkembang jika terus kita tuai. Terima kasih tak berbatas kepada pasukan On Air, Off Air, magician, musisi, host, orkestra, penari, desainer, sponsor, semua kru yang loading dari bulan September, sampai jajaran bapak sekuriti yang setia jagain saya tiap pergi pagi pulang pagi. You are all my wings to fly.

image
image
image
image

Kelak, kalau cucu saya tiba-tiba nonton copy DVD tayangan ini, semoga mereka tersenyum dan berkata dalam hati, “Oma saya seorang Broadcaster, dan saya bangga padanya.“

Dirgahayu Global TV! Salam Seru!

Andyna

8 Oktober 2015

Program: GLOBAL TV LUCKY 13

Genre Program: Action – Magic

Production Situation: LIVE

Photos: Dokumentasi Global TV, Koran Sindo, Andyna

“First rule of MAGIC: Always be the smartest guy in the room.”  [Now You See Me, 2013]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s