Tudung Seni

KONSER 22 TAHUN GIGI: Betah Berkarya di Negeri Sendiri

Musik Indonesia terbukti selalu menjadi industri yang memiliki poros rotasi begitu cepat, tak terkecuali sebuah band. Entah dalam kapasitas format, genre, tren, distribusi, hingga dinamika musisinya sendiri, kita memang punya daftar panjang nama band yang berkontribusi meramaikan pasar musik tanah air. Namun harus diakui, tidak banyak band yang benar-benar memiliki survival material seperti kekompakkan personil, produktivitas karya, dan kedewasaan mental menghadapi bermacam-macam konflik kepentingan. Kenapa begitu penting? Karena itulah modal setiap band agar tidak mudah digiling perubahan zaman. Tadi malam, GIGI berhasil membuktikan survival material mereka lewat perayaan bertajuk “Konser 22 Tahun GIGI”.

image

Legenda, membicarakan musikalitas band asal Bandung ini memang terasa seperti memasuki lorong waktu. Selama 22 tahun perjalanan, GIGI sudah melakukan bongkar-pasang personil sebanyak 5 kali. Dari mereka masih bujangan, sampai kini masing-masing sudah membangun keluarga kecil. Kita pun tidak harus melabelkan diri sebagai GIGIKITA (sebutan bagi penggemar setia GIGI) untuk bisa menikmati lagu-lagunya. “GIGI bisa bertahan sampai hari ini karena musik mereka juga bertransformasi dari waktu ke waktu. Tematikal hidup dalam lagu-lagu mereka terlalu kaya,” ungkap pembawa acara malam itu.

image
image
image

Berlokasi di pelataran luar sebuah stasiun televisi swasta di kawasan Tendean, Jakarta Selatan. GIGI tampil maksimal bersama deretan musisi muda dan ternama lainnya. Berbagai stage gimmick disuguhkan tak kurang dari 3,5 jam. Seperti Armand Maulana yang tiba-tiba berduet dengan sang istri Dewi Gita dalam lagu maha romantis “11 Januari”. Dewa Budjana dan Once asyik melantunkan akustik berdua saja. “My Facebook” dibawakan manis oleh Cakra Khan. Reuni komplit bersama mantan personil Aria Baron, Ronald Fristianto, Opet Alatas, dan Budhy Haryono. Sampai bagian favorit saya, ketika Raisa muncul hanya 45 detik membawakan interlude lagu “Terbang”. Apik! Sangat apik!

Tak pelak, GIGIKITA yang berbondong-bondong datang malam itu pun terdengar seperti karaoke berjamaah. Melantunkan lagu-lagu terbaik GIGI dari tahun 1994 sampai dengan 2016. Seperti harapan Kang Armand, semoga GIGI panjang umur, semakin produktif, dan tetap betah berkarya di negeri sendiri.

Andyna

23 Maret 2016

Lokasi: Jakarta, Indonesia

Foto: @rendraras @bedysoedarto @gigibandofficial @iamandyna

“Kaulah yang diinginkan aku dari mimpiku, dari mimpiku oh. Coba terbangkan anganku dari sadarku, dari sadarku oh.“ -Terbang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s