Binar Bervakansi

Meminang Rupa Pulau Sangiang

Ada beberapa sasaran wisata mengesankan yang lokasinya relatif dekat dengan ibukota Jakarta. Jadi bisa didatangi dadakan. Kalau sabda teman saya, Iman Kurniadi, “Namanya TRIP IMPULSIF! Tanpa rencana. Ya suka-suka hati saja.” Bonus tanggal merah Paskah minggu lalu pun mengantarkan saya bersama komunitas Rhino Adventure ke salah satu destinasi trip impulsif di sisi utara Banten, Jawa Barat. Tepat melintasi persinggungan Selat Sunda. Cukup menyeberang 45 menit dari Anyer, kami sudah tiba di Pulau Sangiang.

image

Ternyata dalam bahasa Dayak Kuno, Sangiang itu berarti roh leluhur yang bisa dipanggil oleh pendeta adat. Meski sudah mencoba bertanya pada penduduk, saya tidak menemukan jawaban kenapa nama ini yang terpilih. Tenang, ini bukan perjalanan mistis kok, justru sebaliknya terasa sangat riang. Pulau yang gosipnya pernah dicanangkan Tommy Soeharto sebagai sentral kasino ini (keren sih andai terealisasi) punya banyak titik rupawan. Hutan, tebing, laguna, pantai, sampai bawah lautnya komplit. Jika Anda penggemar aktivitas alam bebas namun tidak terlalu berat, berkunjung ke Sangiang adalah pilihan tepat.

image
image

Lebat, bentang pulau ditumbuhi ekosistem hutan sedemikian rapat. Bahkan untuk berlabuh mencapai dermaga utama, susur hijau laguna terbelah lapisan bakau tua yang berbaris rancak kiri dan kanan. Jarak antar rumah penduduk dipisahkan rawa, lini cemara laut, kebun kelapa, atau sekedar kelompok putri malu. Saat mengeksplorasi kawasan tebing ke Puncak Harapan dan Puncak Begal, pohon-pohon nyamplung (berbuah hijau kecil-kecil) tersusun rapi. Kadang jalur setapak yang kami lewati membentuk lorong hitam seperti lubang kelinci ajaib Alice In Wonderland. Samar terlihat dataran Lampung, Banten, dan Anak Krakatau dalam sekali mata menyapu 360 derajat.

image
image
image

Salah satu keuntungan pesisir utara Jawa yaitu arusnya cenderung tenang. Tidak ganas seperti laut selatan. Contohnya Pantai Panjang dan Pantai Batu Mandi di sini. Tapi karena tipikal topografinya memang berkarang, maka menurut saya pantai ini lebih cocok untuk bersantai dan berburu fotografi ketimbang nyebur. Kami tak henti berpose dikawal semu jingga dari matahari terbenam.

image
image
image

Lalu bagian kesukaan saya. Bukit bawah laut Legon Waru dan Legon Bajo. Yap! Bukan lagi sekedar taman bawah laut. Kok gitu? Sebab saya cukup meluncur 5 meter dari permukaan, bebukitan terumbu karang berukuran besar sudah menyambut. Menumpuk satu dengan lainnya dengan dominasi warna kuning, cokelat, sampai ungu muda. Sesekali senyum-senyum kalau berpapasan dengan School Fish yang melintas. Tidak saya sangka Sangiang masih sesehat ini. Kepulauan Seribu kalah telak deh!

Dengan sumber daya alam sepotensial itu, penduduknya masih terbata-bata secara sosial ekonomi loh. Seorang ibu penjaga warung bercerita pada saya bahwa mereka sedang kesulitan mengembangkan tanaman pangan. Dulu masih ada singkong, ubi, kentang, atau jagung. Sekarang selalu habis dimakan babi-babi berkeliaran. Konon, perusahaan properti Green Garden Villa lah yang sengaja mendatangkan babi-babi tersebut. “Mereka ingin membuat kami tidak betah, supaya kami pergi. Lalu pulau bisa dikosongkan dan dibangun”, ujar sang ibu.

Sungguh saya berharap pariwisata pulau ini bisa digarap lebih. Kalaupun benar dibeli swasta, ya tidak apa-apa. Asalkan benar-benar dikelola proporsional dan bisa melibatkan para penduduknya. Syukur-syukur kalau bisa berimbas baik untuk masa depan. Itu menurut saya loh ya. Semoga Sangiang tetap lestari dan semakin dicintai.

Read more about travel stories Gugusan Gemilang Bernama Pahawang

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

2 April 2016

Lokasi: Pulau Sangiang, Banten, Indonesia

Foto: Andyna, Fahmi Hamdan, Rhino Adventure

3 thoughts on “Meminang Rupa Pulau Sangiang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s