Di Belakang Panggung

BLOGGING: Representasi Kapsul Waktu

Dalam daftar karier yang berlaku secara global, Blogger sudah diakui sebagai sebuah profesi nyata loh. Tak terkecuali Indonesia. Sebut saja Marischka Prudence, mantan News Reporter dan Host Metro TV yang mantap memutuskan berhenti kerja kantoran sejak tahun 2012 lalu, dan berkonsentrasi menggarap travel blog. Perkara advertorial, sponsor, atau endorsement, tidak usah diragukan lagi. Money comes along for what she has written. Tapi jauh lebih dalam dari itu, saya mengagumi bagaimana Pru begitu berani dan percaya diri melakukan apa yang ia suka. Oh yes, ladies and gents, blogging requires a huge passion inside.

tumblr_ofkid4jtng1tg2ipio1_1280

Kalau minatnya sudah menggembung, maka modal wajib selanjutnya bagi setiap Blogger adalah perangkat komputer jinjing alias laptop. Meskipun aplikasi blog sudah banyak yang bisa diakses lewat smartphone, namun sampai sekarang menurut saya, itu bukan pilihan terbaik. Kenyamanan aktivitas blogging harus berada pada urutan prioritas. Mulai dari riset data, drafting tulisan, photo editing, video editing, merakit grafis pendukung, sampai final preview. Saya percaya, proses produksi dengan menggunakan perangkat laptop yang mumpuni akan menghasilkan blog yang semakin baik dan menarik untuk dinikmati. Oleh sebab itu, di kalangan komunitas Blogger, sangat dianjurkan memilih prosesor Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7. Kenapa? Sebab fitur ini memanjakan kita dengan multi kinerja tinggi. Tidak mau kan laptop kita tetiba mogok mendadak saat mengaktifkan lebih dari 5 software bersamaan? Padahal mood menulis sedang bagus-bagusnya.

p2430_black_-14

Bicara lebih rinci. Tentu saya menjatuhkan pilihan pada Notebook ASUSPRO P2430UJ dengan tampilan super kekinian. I mean it, inside and out. Terutama buat Blogger yang suka bereksplorasi dengan lika-liku multimedia, siap-siap dimudahkan dengan dukungan discrete graphics berbasis Nvidia GeForce 920M.Β  Desain maha tipis, sehingga enteng dibawa kemana-mana. Oh iya, kalau kalian pakai kacamata minus seperti saya, tidak usah khawatir matanya gampang lelah. Karena layar ASUS dilengkapi fitur anti glare. Blogging berjam-jam jadi semakin menyenangkan, kan?

p2430_black_-7

Selain itu, saya juga punya peluru lainnya untuk dapat membuat konten blog secara kreatif dan produktif. Blogging sejatinya merupakan proses bertumbuh. Dan kunci dari bertumbuh adalah konsisten melakukan hal tersebut. Pahami bahwa blog kita tak akan pernah menyentuh kata sempurna. Yang bisa dilakukan yaitu berusaha membaik dari waktu ke waktu. Nah berikut ini beberapa hal yang biasa saya perhatikan dalam proses blogging.

1. Laci pikiran

Saya sendiri mempelajari seluk-beluk blogging di bangku kuliah. Dulu sih tulisan-tulisan saya nyaris tanpa outline. Semakin banyak belajar, barulah saya mengarahkan tulisan-tulisan saya agar mulai menemukan induk tema. Saya menulis berdasarkan gagasan terfavorit yang saya simpan dalam laci pikiran. Itu sebabnya mengapa blog saya sendiri terbagi menjadi 5 direktori besar. Binar Bervakansi (travel writing), Sepotong Sastra (literature), Tudung Seni (street art), Layar Perak (movies), dan Di Belakang Panggung (all about broadcasting). Semua ditulis jujur menurut sudut pandang serta ciri khas gaya bahasa saya sendiri.

tumblr_ojsqt1lpzt1tg2ipio1_1280

2. Breakdown Pointer

Seringkali bohlam ide saya menyala secara ganjil, aneh, dan di tempat yang tidak terduga. Mereka hadir bukan dalam wujud kalimat panjang, apalagi paragraf. Melainkan berupa poin-poin sederhana. Tentang koloni Manta Ray di tengah laut. Tentang barista Kopi Gayo. Tentang geliat konser musik. Tentang antusiasme festival film, atau apa saja. Maka dari itu, saya pun suka memanfaatkan fasilitas voicenote atau folder notes pada smartphone. Kemudian dari breakdown pointer itulah, saya kembangkan ke tahapan blogging yang lebih intens.

blogging-success-2013-green-wood

3. Optimalkan Pemakaian Software

Setiap Blogger pantang hukumnya malas mengulik hal yang satu ini. Trust me, it is an eternal investment. Especially if you wanted to start to monetize your blog. Konten tulisan yang bagus memang penting, tapi jelas tidak cukup. Salah satu yang menjadi nilai keunggulan sebuah blog terletak pada sentuhan visualnya. Setajam apapun cerita kita, pengunjung blog akan mudah bosan kalau melulu hanya dicekoki ratusan kata. Mana ada juga brand yang mau sponsorin blog ala kadarnya? Bermainlah dengan elemen pendukung seperti foto, video, audio, ilustrasi, sampai grafis yang kita suka. Gunakan software alternatif semacam Adobe Photoshop, Adobe Premiere, Cool Edit Pro, Picsart, Photorush, Lightroom, VSCO, dsb.

template-teenlicious-i-am-andyna

4. Portal Pendukung

Dimana sih cari referensi font yang variatif? Kok Blogger sering kehabisan kata ya? Mau blog walking tapi bingung deh kemana? Sebaiknya frekuensi posting dalam 1 minggu berapa kali? Gimana caranya supaya statistik pengunjung blog terus meningkat? Dan ribuan pertanyaan seputar blogging lainnya yang tidak akan terjawab kalau kita ogah-ogahan membuka portal-portal yang bisa mendukung materi tulisan kita.

212161

14379894_208442402906886_3010257625493196867_o

5. Eksplorasi Diri

Pergilah ke tempat yang belum sempat kita datangi. Cicipilah kuliner yang belum pernah kita rasakan. Dengarkanlah streaming musik yang belum tentu kita suka genrenya. Tontonlah film yang belum kita intip sinopsisnya. Berkenalanlah dengan jiwa-jiwa baru di luar sana. Tulislah apa yang membuat kita gelisah. Bagi saya, blog itu bagai representasi kapsul waktu yang kita alami sepanjang hidup.

IMG_6737.JPG

Disclaimer:
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog ASUS yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.

logo_asus_isoi_intel-300x99

andyna-signature-2017-black

31 Januari 2017

Foto: Andyna, Fara Gandi, ASUS

Ilustrasi: Nonsense-warehouse, Storytelling The Gingerbread Gem

46 thoughts on “BLOGGING: Representasi Kapsul Waktu

  1. “Tulislah apa yang membuat kita gelisah.” ~ damn girl! you’re still the same weird and humble woman I know. Kangen ngobrol bermutu sama lo.

    Like

  2. What a great share. Thanks for writing this. May I ask what kind of application you use the most for mobile photo editing?

    Cheers!

    Like

  3. Setuju banget point nomor 1~ paling suka baca sebuah tulisan yang apa adanya. ditulis jujur dari sudut pandang dan ciri khas gaya bahasa sang penulis sendiri. Jadi terasa segar dan original! KEEP WRITING ^.^

    Like

  4. Setelah gue ngikutin blog lo dari Multiply, pindah ke Tumblr, sekarang jadi domain sendiri, satu hal yang nggak berubah adalah karakter tulisan dan pribadi lo yang apa adanya, Dyn.

    Like

  5. Naksir deh tampilan blognya clean. Paragraf tertata. Pilihan font proporsional. Ilustrasi nggak berlebihan. Bikin betah bacanya.

    Like

  6. –Blogging sejatinya merupakan proses bertumbuh. Dan kunci dari bertumbuh adalah konsisten melakukan hal tersebut.–

    WORDS!!!!! Pilihan diksi lo makin powerful cuy.

    Like

  7. Can’t keep my hands from scrolling down your blog time to time. “Di Balik Panggung” is my fave one. It’s not hard to figure how you put your bubbly heart into it.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s