Layar Perak

Galih & Ratna (Lucky Kuswandi, 2017)

► NO SPOILER ◄

“Mixtape itu artinya adalah SURAT CINTA!” -Tante Tantri (Marissa Anita)

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 4

Sepenggal lini yang sangat saya suka dari film panjang ketiga karya sutradara Lucky Kuswandi berjudul Galih & Ratna. Gubahan segar dari novel dan film Gita Cinta Dari SMA (1979) yang kini disampul dengan latar kehidupan generasi millennial. Yaz! At some points, it’s basically like slapping our face. Bertumbuh pada periode pergantian abad, menjadikan mereka anak-anak muda yang mengalami transformasi gaya hidup secara drastis, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi. Menghadirkan sosok Galih (Refal Hady) dan Ratna (Sheryl Sheinafia) yang, di luar dugaan saya, tampil solid mengisi karakter satu sama lain. So, here comes my top 5 highlights of the movie.

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 1

1. Musik Sebagai Ruang Bicara

Saya sangat tidak menyangka Lucky mengetengahkan sebuah kisah cinta lewat selebrasi dan idealisme musik. Sentilan-sentilan realistis hadir seputar selit-belit zaman dimana album fisik harus tertatih melawan album digital. Satu-persatu sentilan tersebut bermunculan rapi untuk menjahit kepentingan para tokoh didalamnya. Musik justru menjadi lapisan atas poros cerita. Terlebih lagi, soundtrack terasa digarap dengan sangat teliti oleh Ivan Gojaya (Music Composer). Deret nama musisi muda kekinian disuguhkan seperti GAC, White Shoes and The Couples Company, hingga Koil. But my most favorite goes to Rendy Pandugo with his beautiful ballad called Hampir Sempurna. Nonton deh, nanti kalian pasti paham apa alasannya. 💌

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 3

2. Well Written Dialogue (Plus Monologue)

Dalam kesederhanaan cerita, nyatanya cukup banyak dialog menggigit yang bertebaran. Semakin unggul pula karena dialog-dialog tersebut tidak keluar dalam konteks cinta antara 2 tokoh utama saja. Tetapi justru ketika mereka berinteraksi dengan keluarga, teman, atau gurunya. Entah itu tutur secara verbal, maupun non-verbal. Oh iya, saya suka sekali scene terakhir Galih di penghujung film. It was a heartwarming and poetic ending! Hayo penasaran kan?

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 7

3. Bertabur Kejutan Bintang

Buat yang lahir di era 1980 hingga 1990, mungkin akan tersenyum sejak 1 menit pertama film dimulai. Belum lagi kalau sudah lihat jadi siapakah Joko Anwar, Marissa Anita, atau Indra Birowo di sini? Porsi peran mereka mungkin tidak banyak, tapi sangat mengesankan. You’ll love them.

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 5

4. Sidekick Figure

Terus terang, barangkali ini satu-satunya bagian yang tidak saya suka. Teman-teman sekolah Ratna, khususnya Erlin (Stella Lee). Don’t get me wrong. Not that I’m such a hater. Nope. Tapi akuilah, ini adalah bukti konkret bahwa tidak semua YouTuber bisa semudah itu dijebloskan ke layar lebar. We might put attention to so-called-current-influencer, I know. But please pick and prepare them right.

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 17

5. Promo Lebih Variatif

Tim Publisis Galih & Ratna layak mendapat apresiasi khusus. Menurut saya, bentuk-bentuk promosi filmnya jauh lebih variatif dan menjangkau usia muda. Saya sempat mewawancarai beberapa cast & crew untuk program streaming JOOX LIVE NOW. Salah satu strategi mereka, adalah pertunjukan konser musik Galih & Ratna di The Hall Kota Kasablanka. Hasilnya? Sejumlah musisi yang mengisi soundtrack sukses bikin ‘pemanasan’ tepat 2 minggu sebelum film diluncurkan.

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 15

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 13

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 14

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 12

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 10

Atas nama bulan apresiasi musik nasional, mari beramai-ramai datang dan tontonlah selagi tayang di bioskop terdekat. Dukung film Indonesia berkualitas. Happy weekend!

Read more about movies Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2016: My Top 5 Highlight

andyna-signature-2017-black

10 Maret 2017

Foto: Film Galih & Ratna

22 thoughts on “Galih & Ratna (Lucky Kuswandi, 2017)

  1. wow…. sumpah semalem gue cuekin ini posternya pas lewat di bioskop. tapi sekarang berubah pikiran baca gara-gara lo. ditonton segera, buk!

    Like

  2. Keluar” bioskop berasa kayak abis nostalgia. Gw jadi kayak anak normal yg hari gini msh nyimpen kaset dan gak dianggep aneh.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s