Tudung Seni

FLOW INTO NOW: Republik Serba Kekinian

ART SAMPOERNA - 8
Asal Menunjukkan Usul – Hermawan Tanzil

Merasakan transisi hidup antara era pradigital dan digital adalah satu dari banyak hal yang dialami Generasi Y, termasuk saya. Jika diibaratkan Snowball Effect, fenomena ini membentuk beraneka positivitas sekaligus negativitas dalam waktu bersamaan, dan semakin lama semakin membesar. Contoh paling gampang, sebut saja hoax alias pemberitaan palsu. Ada sih yang sudah cerdas melakukan 3S (Saring Sebelum Sharing). Tapi tidak sedikit pula yang bertingkah reaktif dan bikin suasana justru bertambah keruh. Uhuk!

ART SAMPOERNA - 13
Voodoobot “Right Now Hoax Become Breakfast” – Gatot Indrajati
ART SAMPOERNA - 9
Perfection of Imperfection – Erwin Windu Pranata

Kekinian. Istilah yang merujuk pada keberadaan masa saat ini. Didalamnya, kita meretas berbagai macam persoalan manusia sesuai dengan pilihan masing-masing. Hidup tak lagi sekedar memerkarakan pangan, sandang, dan papan. Kita seolah menggenapi piramida hierarki Maslow di puncak teratas; kebutuhan aktualisasi diri. Maka segala sesuatu seolah harus serba kekinian.

ART SAMPOERNA - 5
Mirror – Steven Huang
ART SAMPOERNA - 10
Shopping – Sardjito
ART SAMPOERNA - 16
The Haters & The Lovers – Yfana Khadija Amelz

Tidak ada yang salah, sesungguhnya. Namun hakikat kekinian tidak semata terkait teknologi mutakhir kan? Seni kita pun bisa menemukan rasa resahnya ketika bersusah-payah beradu di lini globalisasi. Maka pekan lalu, Sampoerna Strategic bekerja sama dengan Mobiliari Group, menjawab keresahan ini melalui program Art Sampoerna.

ART SAMPOERNA - 1
Mencari Jalan – Putu Sutawijaya
ART SAMPOERNA - 3
Dreams of My Mother Series – Nus Salomo

Dalam pameran ini, Art Sampoerna menampilkan kumpulan karya dari 49 seniman. Mereka menjelma dalam bentuk seni rupa, arsitektur, ilustrasi, mode, maupun aplikasi industri kreatif lainnya. Splendour!

ART SAMPOERNA - 4
Torque Ellipse Jacket & Deconstruction – Auguste Soesastro

ART SAMPOERNA - 15
Darth Madder – Nus Salomo

Para seniman diberi kebebasan berekspresi tentang hal-hal kekinian dengan pilihan framing dan media karyanya masing-masing. Namun benang merah mereka tetap satu, yaitu merefleksikan kompleksitas Indonesia.

ART SAMPOERNA - 11
Citra Bali Dalam Lapisan Ilusi – I Wayan Suja

ART SAMPOERNA - 2
There’s Never a Forever Thing – Krisgatha Achmad

Selain eksibisi, Art Sampoerna juga membuka beragam sesi workshop bersama kurator dan seniman yang terlibat. Pengunjung pun diperbolehkan membeli satuan karya jika berminat. Sebagai gelaran perdana, menurut saya, program ini cukup padat dan tepat sasaran dari segala aspek. Terlebih, ia berhasil mengalirkan isu cyberspace yang, perlahan tapi pasti, ikut menggerogoti gaya hidup bangsa ini. Ah halo, kekinian!

Read more about art ➸ Tough Romance: Sinergi Rasa Natisa Jones 

Ditulis untuk semangat gerakan #1Minggu1Cerita

LOGO

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

22 Mei 2017

Lokasi: Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan, Indonesia

Foto: Andyna

Tudung Seni

3 CERITA 1 RUANG: Kelangkaan Intimasi Musik dan Jati Diri

“Tidak masalah kalian belum hapal atau tahu semua lagu kami.

Justru inilah momen kami memberi kurasi karya dan

kalian bisa memilih mana yang kalian suka.” -Kunto Aji

3 CERITA 1 RUANG - 38

Bermula dari ambisi liar di kepala Kunto Aji, untuk melahirkan sebuah Intimate Tour di Indonesia. Ia pun mewujudkan gagasan ini bersama 2 musisi muda bersinar lainnya, Eva Celia dan Jordy Waelauruw. Dalam kolaborasi showcase bertajuk 3 Cerita 1 Ruang.

Setelah menyinggahi 5 kota sebelumnya, yaitu Surabaya, Malang, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung. Tadi malam, ketiga musisi yang sama-sama baru meretas album dan tur pertama ini akhirnya tiba di titik pamungkas, Jakarta. Teater Salihara, sebagai salah satu zona seni kuat metropolitan, terpilih menjadi arena pertunjukan yang berdurasi tak kurang dari 3 jam tersebut.

3 CERITA 1 RUANG - 35

Pesan intimasi pertama yang sangat membuat saya berdecak kagum adalah unsur kedekatan. Tata panggung sengaja tidak dibuat berlevel, melainkan sejajar dikepung 4 sisi penonton. Para musisi asyik bermain dengan hanya beralas karpet. Saya bahkan cuma duduk menggunakan sand bag seat mungil. Di antara jeda lagu, Aji, Eva, dan Jordy begitu membumi dalam baur canda dan tanya jawab dengan penonton.

3 CERITA 1 RUANG - 2

3 CERITA 1 RUANG - 39

Jordy Waelauruw

Membius! Mungkin satu kata yang tepat mewakili impresi saya tentang pria asal Maluku ini. Jordy memakai terompet sebagai pion utama lagu-lagu di album perdananya, Stand Still. Namun ia balut dengan kecerdasan Soul-RnB. Bahkan sesekali ia jahil memasukkan robotic sound effect ala Daft Punk. I couldn’t remember how many times I had jaw-dropping moment cause he was just so unbelieveable. This dude is LIT AF!

3 CERITA 1 RUANG - 7

3 CERITA 1 RUANG - 5

Kunto Aji

Berada di jalur independen menjadi keputusan jebolan Indonesian Idol yang baru saja menjadi seorang bapak ini. Sebab disinilah Aji menemukan ekosistem bermusik yang sehat, hingga ia bisa menuntaskan album Generation Y murni dari hati. Harus diakui, Aji memiliki kematangan aransemen dan garapan lirik yang benar-benar terasah.

3 CERITA 1 RUANG - 14
“Waktu ikut manajemen lama, gue pernah disuruh pacaran sama model atau artis biar ngedongkrak popularitas. Gue sadar, gue jadi nggak jujur sama karya gue.”

3 CERITA 1 RUANG - 23

Stage Gimmick favorit saya berada pada lagu Mercusuar, dimana Aji berdiri dikelilingi choir berbaju hitam, dilengkapi cahaya senter sebagai metafora cahaya suar di tengah lautan. Cemerlang!

Eva Celia

Biarpun mengaku masih pegal-pegal karena 12 hari berturut-turut tidur di bis tur, Eva justru tampil tak bercela. Ada 6 lagu dari album And So It Begins yang dibawakan begitu bernyawa dan interaktif. Saya sudah mengikuti talenta Eva sejak ia kerap tampil satu panggung dengan ayahnya, Indra Lesmana. But this time, I found her energy in a different way. She performed so calm and charismatic. Malam itu, sebenarnya saya membawa CD album Eva dengan niat untuk ditandatangani, tapi ternyata gagal karena antrian bubaran sangat panjang hahaha! Next time it’s a must!

3 CERITA 1 RUANG - 29
“Lo nggak perlu berkompromi dengan seni yang lo mau. Jangan takut jadi independen.”

3 CERITA 1 RUANG - 27

Ibarat sajian makan malam, maka 3 Cerita 1 Ruang memberi sensasi per tahap. Jordy bagaikan entrée berupa Seared Scallops. Aji bagaikan main course berupa Foie Gras. Eva bagaikan dessert berupa Punch Romaine. Sangat memuaskan! Semoga tradisi intimasi musik langka seperti ini panjang umur. Agar khalayak bisa menikmati, musisi pun tak kehilangan jati diri. Setuju?

Read more about music ➸ Cara Nonton Live Streaming JOOX

Ditulis untuk semangat gerakan #1Minggu1Cerita

LOGO

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

17 Mei 2017

Lokasi: Jalan Salihara No. 16, Pasar Minggu, Jakarta, Indonesia

Foto: Andyna, Teddy Adhitya, Lorong Musik

Binar Bervakansi

BANGKA: 5 Hal Yang Wajib Dicoba

Hayo ngaku! Siapa yang baru tahu kalau Bangka dan Belitung adalah 2 pulau berbeda? Tenang, teman-teman saya pun masih ada yang suka keliru kok. Sebenarnya Pulau Bangka itu 1 dari 500 lebih pulau yang tersebar di provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sinting kan? Banyak banget! Luas Bangka sendiri melebihi 2x lipat Pulau Bali. Jadi bervakansi ke sini tidak akan cukup sekali. But no worries, saya tetap akan berbagi 5 hal menarik yang wajib kalian coba di Bangka. Finger scrolling!

PULAU BANGKA - 20

PULAU BANGKA - 2
Puri Tri Agung

1. Pantai Rambak

Ibarat gula dikeroyok semut, maka Bangka dikeroyok garis pesisir absolut sepanjang perbatasan. Yang paling saya suka namanya Pantai Rambak. Sekitar 1 jam dari pusat kota Pangkal Pinang. Arusnya tenang, tepiannya landai, pasirnya empuk dan bersih. Ditambah lagi, sepi gila-gilaan! Mau gusel-gusel atau renang berjam-jam, tidak akan ada yang ganggu.

PULAU BANGKA - 4
Pantai Rambak: Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.

PULAU BANGKA - 6
Di Hadapan Selat Gaspar

Oia, ada beberapa bagian pantai juga yang punya ciri khas batuan granit loh. Walaupun jumlah dan ukurannya, menurut saya, tidak semasif di Belitung.

PULAU BANGKA - 5
Pantai Parai Tenggiri: Sinar Baru, Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.

PULAU BANGKA - 3
Pantai Tikus Emas: Parit Padang, Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.

2. De Locomotive

You know what? It’s okay for being touristic sometimes. Apalagi kalau tempatnya memang asyik buat jalan-jalan. Contohnya, De Locomotive. Main sore-sore di sini seperti sedang mengunjungi pasar seni khas Bangka. Penuh ornamen hias warna-warni, patung replika, galeri buku, sampai penangkaran Penyu.

PULAU BANGKA - 10
Strolling

PULAU BANGKA - 15
I’d Rather Be a Geek

3. Petualangan Perut

Lupakan segala perhitungan kalori selama berada di Bangka. Cause this is the place with a nonstop mouth-watering culinary. Dari Kopi Tuang Tu (saya doyan banget Es Kopi Susunya), Roti Selai Duren, Siomay, Kepiting Asap, hingga Martabak Acau rasa pandan keju. Kenikmatan hakiki!

PULAU BANGKA - 8
Yang kebarat-baratan ditemani Cookies. Yang ketimur-timuran ditemani Semprong.

PULAU BANGKA - 14
Es Kopi Susu Tung Tau feat. Roti Selai Duren

4. Danau Kaolin Air Bara

Eits! Bukan cuma Belitung yang punya Danau Kaolin dengan rona sedemikian dahsyat. Bangka juga ada. Tepatnya di Kabupaten Koba. Biarpun ini bukan pertama kali saya melihat sisa keajaiban pengerukan timah, rasa kagumnya tidak berkurang. Coba deh pikir, air limbah kok cantiknya bisa kayak begini? 

PULAU BANGKA - 12
Bluish

PULAU BANGKA - 17
Ikka Wuwiwa

5. Rumah Jendela Inspirasi

Berawal justru dari permintaan warga sekitar untuk izin berfoto, satu tahun lalu Rumah Jendela Inspirasi ini resmi dibuka sebagai objek wisata. Interiornya nyentrik. Cocok buat dikunjungi sama teman-teman. Selesai jeprat-jepret, kita bisa memesan aneka teh dan kopi di beranda lantai satu.

PULAU BANGKA - 11
Edisi Komplit

PULAU BANGKA - 18
Saxo Kinda Guy

Karena waktu kunjungan terbatas cuma 2 hari, saya hanya menyinggahi sisi barat Pulau Bangka saja. Itu pun belum hatam semua. Tidak butuh itinerary kok. Yang penting, kalian jago nyetir jarak jauh dan rajin buka Google Maps hahaha! Selamat mencoba. Jelajahi negeri dengan tawa.

GIVEAWAY ALERT

BATH AND BODY WORKS - 1

Ada 1 paket summer kit kece dari Bath & Body Works. Mulai dari shower gel, lotion, sampai body mist yang bakal bikin kamu stay gorgeous sepanjang liburan. Caranya gampang! Cukup kasih komen paling cihuy di bawah post ini. Will announce the winner on Sunday (14/5/17). Good luck, Boogies!

[PENGUMUMAN PEMENANG]

Terima kasih tak terhingga buat kalian yang sudah membaca dan meramaikan tulisan ini. Komen yang terpilih dan berhak mendapatkan giveaway adalah Nindia Hassan. I will contact you through email and send the package right away. Congrats! Buat yang lain, jangan kapok tungguin giveaway berikutnya ya.

Disclaimer:
Ditulis untuk semangat gerakan #1Minggu1Cerita

LOGO

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

9 Mei 2017

Lokasi: Pulau Bangka, Sumatera Selatan, Indonesia

Foto: Andyna, Ikka Wuwiwa, Rumah Jendela Inspirasi

Tudung Seni

WIMBA KALA: Penawar Rindu Seni Prasejarah Indonesia

Ketika mengunjungi Gua Leang-Leang Maros, Sulawesi Selatan, beberapa bulan lalu, saya baru pertama kali melihat langsung yang namanya Gambar Cadas. Bingung dengan istilah ini? Saya pun awalnya begitu. Padahal, maknanya sangat dekat dengan buku pelajaran kita semasa sekolah.

GAMBAR CADAS INDONESIA - 13
Gua Leang-Leang, Maros, Sulawesi Selatan, saat kunjungan saya Februari 2017 lalu.

Gambar Cadas (rock art) adalah jejak lukisan manusia prasejarah yang diteliti sudah bernilai puluhan ribu tahun lamanya. Disebut cadas karena medium yang dipakai berupa batuan cadas alami, baik di tepian pantai, gunung, dan gua. Yang lebih mencengangkan, ternyata kita punya begitu banyak situs alam dengan Gambar Cadas di sepanjang bentang khatulistiwa.

GAMBAR CADAS INDONESIA - 8
Indonesia dan Afrika sudah terbukti menjadi 2 titik di dunia yang paling banyak menyimpan asal-usul peradaban manusia.

Banyak peneliti yang percaya bahwa manusia pra-sejarah tidak sekedar menjadikan gua sebagai tempat tinggal, melainkan juga galeri seni primitif. Bayangkan, nenek moyang kita meretas ide untuk melukis dengan hanya bermodalkan kayu, bambu, daun, atau kulit binatang sebagai kuas. Wasn’t that incredibly insane?

GAMBAR CADAS INDONESIA - 1

GAMBAR CADAS INDONESIA - 2

Dari sanalah, sejumlah seniman mengobati kerinduan sekaligus kekaguman mereka pada seni prasejarah, lewat tafsiran masa kini bernama Pameran Gambar Cadas Indonesia: Wimba Kala. Dalam mimbar imajinasi, mereka menciptakan turunan karya dari sejumlah Gambar Cadas yang tersebar di Indonesia. Mulai dari seni instalasi, mural, lukisan, hingga videografi.

GAMBAR CADAS INDONESIA - 3

GAMBAR CADAS INDONESIA - 4

GAMBAR CADAS INDONESIA - 7

Benang merah yang paling terasa dari semua karya, menurut saya, adalah kecantikan alam Indonesia. Saya terpongah dengan ciri khas masing-masing seniman ketika menginterpretasikan bukti-bukti prasejarah tersebut. Retakan karst menjadi sangat artistik. Cahaya gua pun menjadi bias mesra.

GAMBAR CADAS INDONESIA - 9

GAMBAR CADAS INDONESIA - 12

Mengenal lebih dekat Gambar Cadas niscaya melanggengkan usaha kita agar lebih menghargai peradaban lampau. Pun, ia menjadi penawar rindu atas warisan kearifan nenek moyang, yang jelas-jelas, tidak dimiliki semua negara di dunia. 

GAMBAR CADAS INDONESIA - 5

GAMBAR CADAS INDONESIA - 11

Pameran ini terbuka untuk publik (tanpa dipungut biaya) sampai tanggal 15 Mei 2017. Sila mampir bersama. Jelajahi negeri dengan tawa.

Read more about artRemember Me: Antisipasi Ajal Dalam Seni

Disclaimer:
Ditulis untuk semangat gerakan #1Minggu1Cerita dengan tema “Rindu”.

LOGO

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

4 Mei 2017

Lokasi: Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Indonesia

Foto: Andyna

Binar Bervakansi

The 101 Hotel Bogor Suryakancana

Bersyukurlah wahai buruh-buruh metropolitan. Kita sedang diberi bonus begitu banyak long weekend dalam 2 bulan terakhir. Saya sering sekali ditanya, ”Enaknya ngapain ya, Dyn?”. Lalu jawaban saya selalu berbalik tanya, “Well what makes you happy the most?”. Karena ketika kita bicara dalam konteks kesenangan, percaya deh, memutuskan apa yang mau kita lakukan untuk mengisi waktu libur menjadi sangat mudah. Salah satunya mungkin quality time. Entah itu sama sahabat, keluarga, atau bahkan diri kita sendiri. Yes, Blog Walkers, your best company should be yourself.

THE 101 HOTEL BOGOR 18

THE 101 HOTEL BOGOR 13

Quality time yang saya suka tidak selalu menuntut perjalanan jauh loh. Bertandang menikmati alternatif akomodasi dalam radius Jabodetabek juga bisa terasa sangat menyenangkan. Seperti pilihan saya kali ini, yaitu The 101 Hotel Bogor Suryakancana. Dengan jarak tempuh hanya 10 menit berkendara dari Stasiun Kereta Api Bogor, we can easily loose our daily rush into a relaxing escape.

THE 101 HOTEL BOGOR 12

Let’s talk about the room, shall we? Saya suka interior kamarnya yang dibuat sedemikian modis dan modern, namun tetap tidak kehilangan sentuhan lokal, seperti ornamen kayu khas Tanah Parahyangan. Menurut saya, ini menarik, agar kelak turis manapun yang menginap di sini, secara halus diperkenalkan dengan identitas Indonesia. Moreover, it is quite spacious so you won’t need to worry about kids running along back and forth.

THE-1O1-Bogor-Suryakancana-Deluxe-Room-Twin

THE 101 HOTEL BOGOR 5

THE-1O1-Bogor-Suryakancana-Deluxe-Room-with-Balcony1

THE 101 HOTEL BOGOR 2

Hampir setiap sudut The 101 Hotel Bogor Suryakancana selalu beririsan dengan ruangan terbuka, sehingga kalau kalian suka jalan santai sambil berkeliling, kita akan dengan mudah mengakses udara segar tanpa melulu dikepung pendingin ruangan. Agenda sarapan pagi pun dijamin bikin lupa waktu. Saya begitu betah duduk sambil blogging di beranda bagian luar. Coffee anyone?

THE 101 HOTEL BOGOR 16

THE 101 HOTEL BOGOR 14

Kebetulan nih, The 101 Hotel Bogor Suryakancana lagi punya promo Holiday Vaganza dengan harga mulai dari Rp 699,101,-. Periode booking 17 April sampai 30 Juni 2017. Sedangkan periode menginap 20 April sampai 20 Juli 2017. Terus, kalau kalian ambil Deluxe Room seperti saya, bakal langsung dapat 1 gelas Ice Flavor Tea dan 1 porsi Fried Cassava, gratis!

THE 101 HOTEL BOGOR 11

SKY ADVENTURE INDONESIA

Oia, buat yang suka sepedaan atau jogging, hotel ini juga dekat sekali dengan kawasan Kebun Raya dan Istana Kepresidenan Bogor. Pretty nice quality time, right? Selamat mencoba. Jelajahi negeri dengan tawa.

Read more hotel recommendation ➸ Park 5 Cilandak

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

1 Mei 2017

Lokasi: Jalan Suryakancana No. 179-181, Bogor, Jawa Barat, Indonesia

Foto: Andyna, The 101 Hotel Bogor Suryakancana, Sky Adventure

 

Tudung Seni

MIXTAPE: Andyna Vol. 9

♫ Indonesian Male Musician ♫

Through the ups and down of Indonesian music scene, today I gotta resume our local male musicians into one conclusion; YA’LL ON FIRE! It slaps my face how the worldwide gave them brighter spotlight than in our own shit. Especially these 5 phenomenons, which not only I have listened to their songs, but also got too many times of goosebump while attending their live concert. They’ve been raising up the bar to go planetary without loosing their real identity. Get your headphone and you’ll thank me later. 

1. Teddy Adhitya – “Let Me”

I saw him in an acoustic performance at Filosofi Kopi (local coffee shop in Jakarta) for the very first time. His track is that kind of tune you might want to sing along on your first-gig-date. Holding hands in front of the baricade or finger-snapping together. Never done that before? Do it!

Fave Part: Come closer to me // Let me cure you let me be your medicine //

2. Kunto Aji – “Mercusuar”

On March 15th 2017, I was lucky to finally work with this hillarious singer and songwriter for JOOX Indonesia. He wrote the big themeline of Mercusuar when he was getting married last year. And I instantly glued to the metaphor lyrics. This, gentlemen, is how you propose a woman to be your lifetime partner perfectly.

Fave Part: Jangkar sudah terjatuh / aku sudah benar-benar / luluh //

3. Dipha Barus feat. Kallula – “No One Can Stop Us”

Have you ever tune to a rhythmical song on the radio, thinking “Damn who’s on the airwave?”, but turned out to have jaw-dropping moment once you found that he’s a local DJ? No wait. That’s literally me! It’s impressive how he tried to enclose a traditional instrument into EDM track.

Fave Part: Sorry, I can’t pick one! It’s all too good. 😭

4. Rendy Pandugo – “Hampir Sempurna”

If you watch “Galih & Ratna” (Lucky Kuswandi, 2017), you might notice his voice by one of the original sountracks. Caught in an interview with him couple months ago, he told me how he simply started everything digitally from Soundcloud. I suggest, right after hour, when your day is over, play this beautiful ballad before your go to bed. Hello calmness!

Fave Part: Kau disampingku / diam membisu // Meski riuh dera jiwaku //

5. Rich Chigga feat. Ghostface Killah and Pouya- “Dat $tick” (Remix)

I’m running out of words to describe how much I respect this guy. He gave me high hope for the raising of Indonesian (plus Asian) Hip Hop again. Knowing that he never went to international school before, is just driving me even more insane. Hard to believe he’s only 17 with such a genius wordplay.

Fave Part: And you don’t wanna fuck with a chigga like me // When I pull up in that Maserati / better duck fore ya brain // Splatter on the concrete //

Read more about music ➸ Mixtape: Andyna Vol. 2

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

April 27th, 2017

Binar Bervakansi

BENGKULU: My Top 5 Highlight

Hore! Sumatera lagi! Sudah setahun lebih tidak menjejak Bumi Andalas. Dan pilihan long weekend kali ini jatuh pada Negeri Padma Raksasa, Bengkulu. Kalau cuma diintip dari peta, provinsi ini semacam terkepit ya kalau dibandingkan dengan para tetangganya. Never thought I would find something spectacular either. Tapi ternyata, saya telak dibuat tercengang sejadi-jadinya. So yes, Blog Walkers. As another episode of vacay inspiration, lemme share top 5 of my favorite things you need to see yourself in Bengkulu.

BENGKULU - iamandyna 24

1. Lorong Watu

Thanks to Instagram Hashtag which completely leads us to this splendid spot. Padahal titik ini sama sekali tidak direncanakan. Lorong Watu sejatinya adalah kombinasi molek antara sungai bertebing dan air terjun berlapis. Lajurnya berkelok unik dan memanjang dari hulu hingga ke hilir. Sepanjang sisi kiri dan kanan, kita akan diapit paras bebatuan hitam raksasa. Tiap lekukan batu tampak mengkilat terkena pendar cahaya matahari dari sela-sela ranting. And the best thing of all, it serves us cold and clear water to swim. Go tap and contact Deki Septian if you need him as a guide.

BENGKULU - iamandyna 5

BENGKULU - iamandyna 1

BENGKULU - iamandyna 4

BENGKULU - iamandyna 3

BENGKULU - iamandyna 6

2. Into The Woods

Hal menakjubkan nomor dua. Setiap kawasan wisata alamnya tidak ada yang tandus. Dataran tanah Bengkulu sangat gembur. Sembari trekking ringan, saya suka sekali menengadahkan kepala ke atas, karena selalu teduh ditudungi kerumunan hutan lindung. Selain itu, ia berdampingan pula dengan tubir sungai, hingga perkebunan kopi dan karet.

BENGKULU - iamandyna 8

BENGKULU - iamandyna 9

BENGKULU - iamandyna 16

3. Downtown Walk

Looking for some OOTD hot spots? This is it. Ayo keluar jalan kaki di sekitar sentral kota. Mulai dari Rumah Pengasingan Bung Karno, Replika Rumah Ibu Fatmawati, Fort Marlborough, China Town (yang sepertinya kalau datang pas hari kerja pasti lebih seru), sampai telusur Pantai Panjang dengan gimmick Cemoro Sewu bertebaran.

BENGKULU - iamandyna 11

BENGKULU - iamandyna 13

BENGKULU - iamandyna 12

BENGKULU - iamandyna 14

BENGKULU - iamandyna 15

4. Si Kenes Rafflesia

Entah karena habis gegap gempita Hari Bumi, atau memang peruntungan saya sedang baik sekali. Enam kelopak Rafflesia bengkuluensis dan lima kelopak Rafflesia gadutensis masih mekar ketika saya jumpai. Nah, kalau kalian minat berkunjung dan ingin mengetahui perkembangan aktif aneka bunga parasit tersebut, jangan ragu untuk menghubungi Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu Utara (KPPLBU). They would certainly update you before you book a flight.

BENGKULU - iamandyna 18

BENGKULU - iamandyna 19

BENGKULU - iamandyna 17

5. Stunning Sunset

Dari batas tubir menuju Samudera Hindia, sampai lanskap pematang sawah, Bengkulu punya dimensi langit dan semburat matahari senja yang sanggup bikin kalian kehabisan kata. Hands inda air!

BENGKULU - iamandyna 22

BENGKULU - iamandyna 21

BENGKULU - iamandyna 23

Catatan terakhir. Ketersediaan sarana dan prasarana di Bengkulu, menurut saya, belum layak bagi wisatawan. Contoh kecil, marka jalan sebagai pedoman pengunjung saja sangat jarang kelihatan. Jangkauan sinyal untuk memudahkan aktivasi GPS seringkali timbul-tenggelam. Bahkan kesadaran peluang wisata di mata pedagang lokalnya pun masih terbata-bata.

Saya yakin, kalau ini pelan-pelan bergeser membaik, Bengkulu sangat berpotensi menjadi alternatif destinasi favorit Sumatera. Tidak kalah dengan Belitung yang jauh lebih kecil luas wilayahnya. Kepingan Indonesia memang tidak sempurna, namun tentu sepatutnya kita coba. Jelajahi negeri dengan tawa!

Read more travel stories ➸ NEPAL: Pelesir Usil Negeri Seribu Kuil

Ditulis untuk semangat gerakan #1Minggu1Cerita

LOGO

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

25 April 2017

Foto: Andyna, Ikka Wuwiwa, Joze King, Tubagus Aryandi Gunawan, Deki Septian