Binar Bervakansi · Di Belakang Panggung

5 Mobile Apps to Create More Engaging Insta Stories

Whoot! Whoot! Finally I managed time to write down this hella post. So many of you send me DMs on Instagram and asking, “Kok bisa begini sih? Ngeditnya pakai apa? Tone foto begitu caranya gimana? Video yang ini pakai aplikasi apa?”, dsb. Karena jawab satu per satu lumayan bikin jempol keriting, jadi mendingan tulis komplit di blog deh.

To be honest with you, I’m not that kind of expert about it. It’s just that I constantly love to try and explore new apps time to time. Why? Cuz darling, that’s what smartphones are designed for. Buat aku pribadi, Insta Stories memang jadi fitur yang nyaman banget buat share berbagai hal secara instan. Moreover, you could do something creative and playful about it, so that people might stick longer to your post. But how? Get down slowly to these 5 mobile apps I recommend to help you do it!

IMG_5796.JPG

Continue reading “5 Mobile Apps to Create More Engaging Insta Stories”

Di Belakang Panggung

Sempurna Versi Siapa

tumblr_oxzcv5HhPe1tg2ipio1_1280

Suatu sore di boulevard Alam Sutera yang enak banget buat kebut-kebutan. Seorang karib seper-shooting-an, Diky Soemarno mengantar saya pulang. Melewati angin kemarau Tangerang yang barangkali jika diteliti secara empiris diduga dapat mengakibatkan penuaan dini. Tak lama, ia bertanya lirih sambil tetap menyetir, “Buat lo, hidup sempurna tuh kayak apa, Dyn?”. I had paused. Silence. But tend to be a peaceful silence. Then I vividly smiled and said, “No such thing as perfect life, man.” Sejurus ia mengangguk dan tersenyum pada saya. Sebuah kesepakatan tanpa kata.

IMG_1122[1]

IMG_1121[1]

Ibarat main Plants VS Zombies, maka pergantian tahun adalah level-levelnya. Makin lama (pasti) makin sulit. But even if sometimes we stuck in certain level, we shouldn’t give up, right? Cari taktik lain, strategi lain, senjata lain, sampai akhirnya si raja zombie paling kampret sekalipun akan binasa. Begitu juga sama rintangan hidup kita. Kenapa begitu? Cause God will never set us a barrier we cannot pass through. Dan saya pikir, salah satu jenis karunia paling mewah di dunia yaitu bisa berdekatan dengan orang-orang yang mau melawan parade rintangan itu. Tegak dengan definisi hidup sempurna versi dirinya sendiri.

IMG_1123[1]

IMG_0212[1]

The whole journey of 2017 leads me to one clarity. Bahwa makin dewasa, ternyata mengikuti skenario Tuhan itu makin asyik. Tidak tertebak. Tidak mungkin di-googling. Biarkan hidup menyajikan lebih dari apa yang bisa ditangkap mata. Lebih dari sekedar (yang orang lain pikir) sempurna. Really, that is how I simply figured God gives me more than I actually need. So much more.

IMG_0960

Siapapun kalian yang sedang mampir ke blog ini. Mari renungkan lagi, bukankah hakikat tiap insan itu berbeda-beda? Sidik jari kita saja tak ada yang plek-ketiplek sama. Maka apa yang kita pikir sempurna, belum tentu buat orang lain begitu juga.

Selamat Tahun Baru.

Selamat mengupas bahagia dengan CARA kita masing-masing.

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

2 Januari 2018

Ilustrasi: non-sense warehouse

Foto: Andyna, Ikka Wuwiwa

Binar Bervakansi · Di Belakang Panggung

Cara Menyeimbangkan Pekerjaan dan Traveling

IMG_7796[1]

Blame these constant rainy days in October which making me super skip just to have another blog post. Maaf sudah bolos terlalu lama ya. Jangan-jangan ini blog mulai dikelilingi sarang laba-laba. But the great thing is that, I’ve been so much happier lately. New job. New friends. New routines. New circumstances. New things to learn. And of course, new places to visit. Semua berjalan sangat menyenangkan.

How do actually I manage to do it all at once? Especially to keep it balance between work and travel. One of the perks of being single is because I have an absolute freedom to choose my priority. Maka jika manusia perkotaan pada umumnya mengonsumsi sebagian besar waktu mereka untuk bekerja, saya tidak mau begitu. Saya ingin bertumbuh lebih dari itu.

UVPL7721[1]

1. Mengalami Adalah Investasi Diri

Dimulai dari pola pikir. Coba lihat sekitar kalian. Berapa banyak wajah kosong seperti tak bernyawa? Hidup macam robot dengan program rutinitas pagi hingga petang. Oh well, I get these kind of stories a lot. Fallen victims to the materialism trap. Rugi sekali bukan? Benar jika entitas fisik memenuhi kebutuhan raga, tapi tidak dengan mental dan jiwa kita. So invest your life with experiences, not things. Have stories to tell, not stuffs to show. Berkelanalah!

IMG_8272[1]

2. Kenapa Harus Ditunda?

Dibesarkan dengan metode pendidikan sekolah Katolik mempengaruhi kedisiplinan saya sampai sekarang. I know it’s impossible to be on track all the time. Tapi sebisa mungkin, saya berusaha untuk tidak menunda-nunda pekerjaan. Kalau bisa diselesaikan saat jam kerja, kenapa mesti lembur? Apalagi sampai mengganggu waktu istirahat dan  berlibur. Kecuali benar-benar gawat darurat loh ya. You wanna know what did my boss even told me so? “Andyna, let me know if you start getting home more than 8 PM. Embrace your life, really.”

QKNT3460[1]

3. A Proper Weekend

Setelah dihajar 5 hari kerja, tubuh pasti mengirimkan sinyal karena meminta jeda. Tidak sedikit orang yang suka mengeluh betapa akhir pekan mereka terlewat begitu saja. Undangan ini-itu lah. Arisan sana-sini lah. Sadar tidak? Kalau diikuti terus, tidak akan ada habisnya. So it’s okay if you feel like having quality time for your own sake. Menikmati teh pagi tanpa tergesa, mencium aroma buku baru, atau sekedar bermain roller blade di taman kota (yes, one of my officemates actually did this tho).

IMG_7578[1]

4. Cuti = Hak Segala Bangsa

Mari kuingatkan sejenak, Kawan. Tugasmu di bumi bukan cuma buat bayar tagihan lalu mati. Set your own calendar. Pick the best possible time you can leave the hustle bustle. Buang jauh-jauh alasan Habis-Gimana-Dong-Bingung-Ngomong-Sama-Bos. Yang penting, jangan sampai kewajiban kalian tercecer dan menyusahkan rekan kerja. Tapi, kalau sehabis liburan kalian malah tambah bersungut-sungut malas masuk kantor. Then there must be something wrong with your job. Quit, I suppose to say.

IMG_8174

5. Choose The Right Inner Circle

Apa hubungannya dengan pekerjaan dan traveling? Begini. Semakin dewasa, saya semakin realistis dan tidak mempan dengan istilah “Bergaulah Dengan Siapa Saja.” It’s a ridiculous thought, imho. Memangnya kalian mau digerogoti orang-orang yang berpengaruh negatif? Choosing the right inner circle helps you to find a strong supporting system. Terutama dalam menjalani hal-hal yang kalian suka. Saya paham ini merupakan proses panjang. But once you found them, trust me Blog Walkers, it’ll be much easier to keep everything in balance.

IMG_8265[1]

CZMQ0346[1]

Kalian punya pendapat lain? Atau justru ada yang mau cerita kesulitannya tentang bagaimana cara menyeimbangkan pekerjaan dan traveling? Saya akan senang sekali membacanya di kolom komen. Selamat mencoba. Jelajahi negeri dengan tawa.

Read more about travel Keberagaman Pontianak

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

22 Oktober 2017

Foto: Bintang Angkasa, Ikka Wuwiwa, Husein Yunior, Joze King, Andyna

 

Di Belakang Panggung

Reblog: Sampai Nanti Andyna Sseori

◄ Beautifully written by Fara Gandi ►
Sseori is an animation character in YouTube I’ve played in 2016

Pada bulan kedua tahun lalu, sebuah nama diperkenalkan padaku.

fara gandi

Andyna.

Ia kerap memulai hari dengan secangkir kopi dan sepotong roti. Penampilannya mencolok dengan sentuhan warna-warna berani, khasnya pecinta seni. Terlihat seperti sosok yang keras hati, namun lambat laun, pribadinya membuatku jatuh hati.

Ia inspiratif, kreatif, dan imaginatif. Pintar, berpengalaman, dan tahu apa yang diinginkan. Meski kadang tertatih, ia selalu gigih dan semangatnya berapi-api. Intuisi dan kata hati menuntunnya menghidupi mimpi.

Bagiku, ia adalah tempat berbagi. Seorang pendengar ideal serta penasehat yang tepat dan akurat. Penyimpan rahasia yang setia. Pendidik yang cerdik. Pendukung dan pelindung ulung. Penyedia rasa aman dan nyaman. Seorang pecinta sejati, dimana romantisme disalurkannya melalui perlakuan atau dibekukan dalam tulisan.

Usai jam kerja, pada sebuah toko kue, di hadapan segelas latte. Disanalah berulang kali kami bertatap diantara asap, terkoneksi tanpa saling menghakimi, kemudian berdiskusi. Tentang segala hal, remeh-temeh problema kehidupan, pengalaman menyakitkan, hiburan atau kesenian, mimpi-mimpi masa depan dan yang paling kusuka, ketika agama dan cinta menjadi bahasan. Benar-benar mengasyikkan.

Dengannya, apapun selalu menarik diperbincangkan. Bukan karena topiknya, namun karena sosoknya. Sudut pandangnya dan pola pikirnya, terlalu unik membuat siapapun terpacu untuk mengulik. Sungguh, jika aku adalah lelaki, maka ia pasti kunikahi. Yang sepertinya amat sulit dicari!

954435WALLPAPER_4

Andyna.

Dibalik jiwanya yang perkasa, tutur kata yang tegas, sorot mata yang lugas, sosoknya yang kuat, serta tawa yang renyah dan keras. Aku tahu pasti ia banyak terluka. Tapi mungkin, sakitnya tak lagi terasa, karena sudah biasa. Atau ia telah lama berkawan dengan luka sehingga paham celah temukan suka cita.

Itulah mengapa, jika didekatnya, hanya senang yang terasa. Bahkan di dalam keluh-kesah pun, kami selalu sempat tertawa.

Sungguh, aku tak pernah khawatir tentang tetek-bengek kebahagiaannya. Karena, ia telah miliki sendiri caranya.

tumblr_ofki3xLdcQ1tg2ipio1_1280

Andyna.

Satu hal yang selalu kunikmati, kebersamaan dengannya kala berbagi. Perjumpaan dengannya patut disyukuri.

“Badz, sini ada cemilan!”

“Badz, kita kesini yuk, kamu pasti suka.”

“Gue tahu nih, yang begini-gini Badz demen.”

“Kalau tua nanti, pengen punya rumah deket Badz ah. Kayaknya seru.”

“Kalau aku mati nanti, tolong ya Badz abunya disebar di lautan Mediterania.”

“Iya jadi rumah Badz yang hook itu.”

Terima kasih sudah membuatku merasa dihargai. Terima kasih atas keriaan penyegar hati. Terima kasih atas pelajaran yang dibagi. Terima kasih sudah jadi bagian dari hari-hari. Sampai nanti, sampai berjumpa lagi ya, Andyna Sseori.

Remember: Pray hardest when it’s hardest to pray!  You deserve the best! I wish u gonna have a great new life. May Allah bless you, always!

FullSizeRender(3)

Ah, dan satu lagi, Andyna. Jika nanti, kau temukan lagi kilauan bintang di puncak semesta, atau padang bunga yang cantiknya luar biasa, atau mungkin, hamparan laut berlembayung senja. Tolong sampaikan saja pada mereka. Terima kasih sudah buat Andynaku bahagia.

Oh Moc – moooc,

Fara Gandi

Foto: Fara Gandi, Abby Subarkah

Ilustrasi: iWearUp, non-sense warehouse

Di Belakang Panggung

Dear Joze: Cerita Hepi Elevenia

Namanya Stanislaus Joze. Cukup dipanggil Joze. Satu dari jutaan Parasit Lajang yang setiap hari gentayangan menuh-menuhin Jakarta hahaha! Tapi dia beda, dia istimewa, dia datang dengan banyak halaman cerita. Saya mengenalnya sekitar 2 tahun lalu gara-gara sebuah road trip dadakan. Ketika itu, tidak ada setitik pun awkward moment seperti orang baru kenalan pada umumnya. Have you ever met someone new but it feels like you knew him/her so good in previous life? I have. One of them was Joze, and luckily, he turned out to be one of my best buddies.

ELEVENIA 22

Joze punya beberapa hobi yang sama anehnya dengan saya. Sama-sama suka nyusahin diri sendiri cuma buat ketemu air terjun tinggi, deras, dan dingin. Sama-sama percaya bahwa ngopi adalah budaya lintas zaman, tidak peduli apakah kalian Generasi X, Y, atau Z. Sama-sama berusaha bikin feed Instagram yang rapi. Sama-sama betah berjam-jam keliling galeri seni. Sama-sama doyan Bakpao Telur Asin. Sama-sama girang tiap ketemu adik-adik di kelas belajar padahal tidak sepeser pun dibayar. Perlu diterusin? Well I could talk about it all day long.

ELEVENIA 17

ELEVENIA 7

ELEVENIA 9

Behind his geek and stylish look, he truly is a cotton candy at heart. Joze bisa gegalauan hanya karena lagu Adele mengudara dari radio mobil atau nonton film yang diadaptasi dari kisah nyata. Bahkan pernah juga tiba-tiba telepon dan bilang, “Dyn, temenin gue ke barbershop, please!” Lain waktu, giliran saya yang manja, “St. Ali yuk, Jo? Gerimis nih. Mau yang anget-anget”. And less than an hour, he will be sippin’ lattes next to me.

ELEVENIA 15

ELEVENIA 6

ELEVENIA 16

But little did I know, he is, in fact, also a very committed man, especially when it comes to health. “Boleh nggak kita ngumpulnya Minggu aja? Sabtu gue mesti latihan badminton nih,” pinta Joze persis seminggu yang lalu. Itu baru satu contoh. Belum lagi kalau dia sedang padat dipenuhi jadwal half marathon atau naik gunung. Konsistensi Joze buat rutin olahraga mungkin patut jadi kebanggaan Menpora. Lol! I mean it, he is ridiculously good at this.

ELEVENIA 2

ELEVENIA 1

ELEVENIA 18

Makanya, buat momen Paskah sebentar lagi, saya punya ide hadiah yang cocok buat Joze. Tepatnya kategori produk Olahraga & Outdoor di situs belanja Elevenia. Mulai dari trekking shoes, exercise kit, sport armband, camping lamp, atau bahkan wind-proof portable stove buat agenda naik gunung dia berikutnya. Seru kan? Siapa bilang hadiah Paskah mesti begitu-begitu saja?

ELEVENIA 23

ELEVENIA 26

Kalian tahu? Memanfaatkan kemudahan berbelanja di Elevenia juga semakin nyaman dengan adanya mobile application. Kalau kamu belum punya, buruan download sekarang! Karena kapan pun, dimana pun, kita bisa bebas mengakses lebih dari 30.000 seller dan juga 4 juta varian produk, semua dalam satu genggaman tangan. Disempurnakan pula dengan tampilan fitur-fitur canggih yang sangat mudah digunakan secara instan. Apalagi pilihan pembayarannya lebih banyak, seperti E-Money, Internet Banking, Bank Transfer, ATM, Kartu Kredit, sampai Pos Pay. You know what they said, Klik Cari Hepi!

raisa brand ambasador elevenia

ELEVENIA 21

ELEVENIA 5

Itu dia Cerita Hepi Elevenia saya bersama sahabat kesayangan kali ini.  Semoga kalian suka. Now do you have this kind of lovely figure who makes you wanna share happy moment too? Ayo gantian cerita di kolom komen ya. Thanks for coming, Blog Walkers!

Also watch my travel vlog with Joze ➸ Nuart Sculpture Park

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

4 April 2017

Foto: Joze King, Andyna, Citra Kusumah Nur Rahmat

Ilustrasi: Elevenia, Andyna

Di Belakang Panggung

Danamon Special Community Project

In collaboration with Special Community Project by Bank Danamon and Padi-Padi Creative. Here’s a commemoration of Danamon’s 60th anniversary, as the spirit of “Giving Back to The Community” has brought forward. This project was held in 12 different locations in Indonesia. Trying to help those less-fortunate kids who cannot get a proper education or any skills. Spread the love and kindness!

P.S: Voice Over by yours truly. ❤

Read another work of mine Kelas Inspirasi Jakarta 5

andyna-signature-2017-black

March 9th, 2017

Di Belakang Panggung

Jadi Penasehat CEO E-Commerce

“Enak banget kali ya bisa keluyuran ke mal tiap hari kayak lo gitu,” ujar hampir setiap klien yang saya temui. Kantor saya memang tepat berada di area Kota Kasablanka. Salah satu kawasan one stop shopping paling hits di Jakarta Selatan yang pengunjungnya konsisten belingsatan 7 hari dalam 1 minggu. Kalau kalian anggap fakta ini menyenangkan, tunggu dulu. Bagi kaum metropolis, pasti kalian tidak asing dengan kemacetan fantastis di jalur Kasablanka bukan? Atau mungkin pernah merasakan antrian lebih dari 30 menit hanya untuk bayar belanja bulanan? Percayalah, ini pemandangan saya sehari-hari.

shopping-images-girl-street-cape-town-1492627

Berhubung sepanjang Senin sampai Jumat saya sudah berkubang di mal. Maka ketika akhir pekan tiba, saya sungguh enggan pergi ke tempat serupa. Apalagi jika tujuannya hanya untuk berbelanja. As a part of millenials generation, I would simply go online shopping. Hingga tahun 2017, ada lebih dari 26 juta wadah transaksi jual-beli berbasis online alias E-Commerce di Indonesia. Dengan pilihan produk yang jauh lebih variatif ketimbang flagship store. Platform belanja ini juga membuka peluang bagi kita untuk bisa berinteraksi langsung dengan si penjual. Even customizing the item according to our own personal taste. Semua dalam satu genggaman tangan.

iPrice Group 2

Dari sekian banyak nama, E-Commerce mana yang menarik untuk saya bahas? Pilihan saya jatuh pada Elevenia. Sebuah situs belanja online dengan konsep open marketplace pada urutan nomor 23 di Indonesia. Sudah beroperasi sejak tahun 2014. Serta merupakan joint venture antara PT. XL Axiata (Telekomunikasi) dan SK Planet (Korea Digital Business)Kenapa saya suka Elevenia? Sederhana sekali. Saya tidak pernah gagal mendapatkan barang-barang unik didalamnya. Pernah suatu ketika saya sudah keluar-masuk 10 toko outdoor gear, tidak ada satu pun yang menjual sandal gunung warna pink (centil amat ya!). Eh giliran buka Elevenia, berderet dong katalognya. Tinggal pilih mau ukuran berapa. Dengan harga terjangkau, sandal ini sudah terbukti tangguh saya bawa naik-turun hiking sampai Raja Ampat.

eleveniaklikcarihepi

Screenshot_3

Nah, sekarang saya dapat tantangan menggoda dari iPrice nih. Mereka bilang, andai saya punya kesempatan jadi Penasehat CEO E-Commerce Elevenia, saya mau menyampaikan saran apa sih? Not that I’m such an expert, of course. Tapi beberapa strategi yang akan saya utarakan akan mengacu pada FOR (Frame of References) dan FOE (Field of Experiences) saya sebagai konsumen aktif Elevenia. Keep scrolling!

ecommercemilo

1. Mobile Streaming Home Shopping

Ucapkan selamat tinggal pada home shopping televisi yang lebih banyak gimmick daripada eksplorasi produknya. Lewat semangat digitalisasi, kenapa kita tidak membuat Mobile Streaming Home Shopping? Tentunya dengan memanfaatkan mobile app dan sejumlah media sosial yang ada (Facebook Live, Instagram Live, Twit Live, YouTube Live, Snapchat, dll). Setiap hari, kita bisa mengupas berbagai macam keunggulan produk, special hot deal, tutorial order, bikin interaksi lebih kuat dengan taktik giveaway, dan masih banyak lagi. 

iPrice Group 3

iPrice Group 1

Screenshot_1

2. Offair Routine

Mengelola produksi pertunjukan offair adalah modal penting yang tidak boleh diabaikan dalam upaya branding. Pilihlah lokasi sesuai target pengunjung. Kita juga wajib melibatkan blogger, vlogger, atau sosial influencer sebagai juru bicara. Bentuk program offair pun bisa sangat beragam. Mulai dari pameran, workshop, garage sale, mini konser, meet and greet bersama brand ambassador, sampai pemutaran film. Hah? Apa hubungannya pemutaran film sama online shopping? Well, coba bayangkan kalau kita bisa punya semua detail OOTD (Outfit of The Day) Raisa di film Terjebak Nostalgia lewat katalog Elevenia? Wouldn’t it be great? Ha!

Cv1I-WSW8AA5QVk

Raising Edmonton

3. Clean Up Your Homepage

Even though content is everything, but hey, people always judge the book by its cover. Always. Jadi, rapikan tampilan homepage sesering mungkin. Jangan sampai kelihatan jorok. Pilih font yang mudah dibaca. Turunkan banner yang sudah tidak berlaku. Kalau produknya sudah sold out, untuk apa masih diletakkan di homepage? Terkesan sepele sih, tapi ternyata sangat mempengaruhi mood dan kenyamanan mata pengunjungnya.

iPrice Group 4

4. Stop Selling Fake Products

Pembeli yang cerdas akan dengan mudah membedakan mana produk asli, dan mana yang imitasi. Pembeli yang cerdas tidak akan tergiur harga murah, tapi kualitasnya tidak terasah. Pembeli yang cerdas bahkan kini sudah mengenali kode produksi, sticker hologram, hingga material produk yang dibeli. Please, never underestimate their sense of shopping.

maxresdefault

5. Discount Devil

Terakhir, orang Indonesia itu niscaya berbinar-binar tiap mendengar kata diskon. Bagaimana tidak? Program Midnight Sale menjelang akhir tahun terbukti selalu penuh dan sesak. Bahkan Buy 1 Get 1 Starbucks pasti berujung lini panjang para pecinta kopi atau yang sekedar ikut-ikutan saja. Pintar-pintarlah menempatkan diskon atau voucher pada momen-momen seperti Pilkada, Pemilu, tanggal merah, hari raya besar, peringatan kemerdekaan, hingga selebrasi internasional sekali pun seperti Valentine, Halloween atau Thanksgiving.

Screenshot_7

Online shopping dan elemen disekitarnya itu sangat dinamis. Selalu ada pergeseran dan perubahan tiap periode waktu. That’s why we need to be playful inside, in order to attract spectator outside. Kalian punya masukan lain untuk sang CEO? Feel free to drop a comment below!

andyna-signature-2017-black

21 Februari 2017

Foto: Jakarta Great Sale, Raising Edmonton, Terjebak Nostalgia The Movie, Maxime Moone

Ilustrasi: Andyna, Ecommercecemilo, The Balance, Meaningful Musing, Moveis Figueiredo