Layar Perak

Crazy Rich Asians (Jon M. Chu, 2018)

Must say, this one is an absolute eye-opener for Hollywood, because we need more badass-but-real Asian stories to be told like this. Especially the character development is being well written. Alright, we have seen pretty much stories bout how woman’s modesty became a magnet for billionare guys. But then, that is not what is all about.

What makes me falling over heels for Crazy Rich Asians is simply how they inject a dose of Asian family culture representation, and it turned out to be the core. They way we take off our shoes everytime we about to enter the house. The way we make homemade dumpling. The we way we behave in an airplane. The way we introduce our beloved one to the family, and even so much more. Race proximity at its best!

If you’re looking for a good laugh this weekend, then this 2018 romantic-comedy should be the one on your list. Very crowd-pleasing. IMMA SWAYED!

★★★★★

ANDYNA SIGNATURE 2017 - Black

September 16th, 2018

Video: Warner Bros. Pictures

Layar Perak

The Gift (Hanung Bramantyo, 2018)

I have been zipping up my mouth about this enchanted movie for almost 6 months behind. Akhirnya The Gift naik layar ke bioskop-bioskop tanah air sesuai hakikatnya. Melekat jelas dalam ingatan saya, pada bulan November 2017, saya diberi kesempatan pertama kali nonton versi rough film ini. Masih jauh dari final cutting, belum sound mixing sama sekali, apalagi credit title, but oh boy, I was UNDOUBTEDLY STUNNED!

Continue reading “The Gift (Hanung Bramantyo, 2018)”

Layar Perak

Dilan 1990 (Fajar Bustomi, 2018)

Dilan 1990 - iamandyna 4

Couple weeks ago, as soon as I posted quick review in my Instagram Stories about this movie, I got the most viewed ever. Like ever, you guys. Dari sini saja, terbaca sekali ada antusiasme luar biasa dari kalian. Seperti yang sudah-sudah, saya akan berusaha jujur dalam setiap komentar. Kalau ada yang tidak suka, silakan loh. Kita tidak selalu harus sepakat dalam segala hal, bukan?

Continue reading “Dilan 1990 (Fajar Bustomi, 2018)”

Binar Bervakansi · Layar Perak

Cara Memaksimalkan Trip Film Festival

Menyapa Desember selalu membuat saya riang. Seperti ada ritual kembali ke Jogja yang memanggil untuk diulang. Kalau kalian pembaca setia blog ini, pasti sudah paham alasannya. Tak lain karena selebrasi Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). Bervakansi sinema dalam momen festival sejatinya memberi keleluasaan lebih bagi para film enthusiast, bahkan yang jauh-jauh terbang dari kota, negara, atau benua lain cuma buat nonton. Yaz! Kami menyebutnya trip film festival.

JAFF 11

JAFF 10

Karib saya, Iman Kurniadi, yang pertama kali mengenalkan tentang konsep trip film festival 3 tahun lalu. A journey which dedicated to find a global alternative screening. Dan ternyata, peminatnya kini terus berlipat ganda. Hal ini juga terjadi di Busan, Tokyo, Toronto, Melbourne, Johannesburg, Berlin, dan ratusan kota besar lainnya. But if you never done this before and wondering where to begin, here I am, kindly listing you some guides you need to prepare. Finger scrolling!

Continue reading “Cara Memaksimalkan Trip Film Festival”

Layar Perak

Bioskop Sebagai Ruang Respek

Apa sih motivasi kalian setiap memutuskan pergi ke bioskop? Pasti macam-macam kan? Ada yang ingin sekedar menunggu macet usai jam pulang kantor, rutinitas kala akhir pekan, cari referensi tugas kuliah, penyegaran isi kepala, penangkal patah hati, tuntutan pergaulan, atau bahkan tanpa segan-segan cuma buat numpang tidur. Sah-sah saja kok. Tapi ketahuilah juga, bahwa bagi sebagian orang, termasuk saya, nonton film di bioskop adalah sebuah pengalaman spiritual.

Continue reading “Bioskop Sebagai Ruang Respek”

Layar Perak

Galih & Ratna (Lucky Kuswandi, 2017)

► NO SPOILER ◄

“Mixtape itu artinya adalah SURAT CINTA!” -Tante Tantri (Marissa Anita)

GALIH DAN RATNA The Movie 2017 - 4

 

Sepenggal lini yang sangat saya suka dari film panjang ketiga karya sutradara Lucky Kuswandi berjudul Galih & Ratna. Gubahan segar dari novel dan film Gita Cinta Dari SMA (1979) yang kini disampul dengan latar kehidupan generasi millennial. Yaz! At some points, it’s basically like slapping our face. Bertumbuh pada periode pergantian abad, menjadikan mereka anak-anak muda yang mengalami transformasi gaya hidup secara drastis, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi. Menghadirkan sosok Galih (Refal Hady) dan Ratna (Sheryl Sheinafia) yang, di luar dugaan saya, tampil solid mengisi karakter satu sama lain. So, here comes my top 5 highlights of the movie.

Continue reading “Galih & Ratna (Lucky Kuswandi, 2017)”

Layar Perak

Quick Change

Banyak cerita menggelitik di balik layar film Quick Change (Eduardo Roy Jr, 2013). Yang paling saya suka, ketika tahu bahwa dewan juri Cinemalaya Philippine Independent Film Festival 2013 sempat berdebat dan bingung memasukkan pemeran utama Mimi Juarez dalam kategori Best Actor atau Best Actress? Oh yes, dear Blog Walkers,  Mimi is a transgender.

Film ini meruncing pada konflik krisis identitas komunitas transgender di tengah kota Manila. How do they survive? How painful they have to pay for an implant? How they might fall in love? And even so much more. Waktu saya nonton filmnya lewat sebuah program pemutaran alternatif di Kineforum, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, forum diskusi dimoderatori oleh Nan Achnas (Kuldesak, 1998; Pasir Berbisik, 2001; Bendera, 2003; The Photograph, 2007). Sementara untuk sesi tanya jawab sang sutradara dilakukan melalui video call interaktif Jakarta-Manila.

Catatan: Mimi Juarez akhirnya melenggang cantik dalam gaun panjang berwarna biru dan dinyatakan menang sebagai Best Actress pada malam penghargaan tersebut.

andyna-signature-2017-black

11 Januari 2017

Video Trailer: Bonfire Productions